PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Prabowo Dianggap Gagal Paham Soal Pembayaran Digital

          Prabowo Dianggap Gagal Paham Soal Pembayaran Digital
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Prabowo Dianggap Gagal Paham Soal Pembayaran Digital
BENTENGSUMBAR. COM -  Anggapan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Faldo Maldini, soal uang yang mengalir ke luar negeri lewat e-Commerce dibantah. Sebab aliran uang akan tetap berada di lokasi titik transaksi.

"Jangan gagal paham seperti itu. Pembayaran dalam bentuk apa pun asal transaksinya dilakukan di Indonesia ya uangnya tetap akan masuk dan beredar di sini," ujar politisi PSI Daniel Simeon.

Daniel yang juga praktisi ekonomi digital ini membeberkan bahwa biaya transaksi hanya secuil dari total nominal. Kisarannya yakni 0.5 persen hingga 1 persen per transaksi. Sehingga BPN diminta tak bereaksi berlebihan. 

"Karena hal yang sama sejak lama dilakukan oleh Visa dan Mastercard," ujar Daniel.

Faldo yang mencoba membela pandangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengenai uang yang keluar dari Indonesia dinilai kurang memiliki dasar. Sebab tarif dasar transaksi elektronik tak seseram yang dibayangkan Faldo.

Daniel menyebut, jika kubu paslon 02 berniat mensejahterakan rakyat kecil harusnya merangkul perkembangan teknologi ini. Sebab yang terjadi sekarang mereka malah menakut-nakuti dengan mengatakan uang Indonesia dinikmati pihak asing.

"Dengan sistem pembayaran elektronik, kita permudah masyarakat menjalankan kegiatan perdagangannya," kata Daniel.

Saat ini, ia melihat kesiapan pemerintah mengawal transaksi perdagangan lintas batas sudah matang. Hal itu dibuktikan dengan menghadirkan standar pembayaran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Dengan platform ini, setiap transaksi non-tunai yang terjadi di Indonesia akan tercatat oleh negara. Data itu akan menjadi basis analisis untuk mensejahterakan masyarakat.

"Ketika Pak Prabowo dan timnya masih meraba-raba apa itu unicorn, Pak Jokowi justru sudah menyiapkan perangkat agar negara kita siap," sebut Daniel.

(Source: medcom.id)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *