PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

LSI Denny JA Sebut Pemilih Muslim Partai Demokrat Dukung Jokowi

          LSI Denny JA Sebut Pemilih Muslim Partai Demokrat Dukung Jokowi
Calon Presiden Nomor Urut 01, Jokowi ketika bertemu AHY, Pimpinan Partai Demokrat.
LSI Denny JA Sebut Pemilih Muslim Partai Demokrat Dukung Jokowi
BENTENGSUMBAR. COM - Hasil sigi teranyar Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan pemilih muslim Partai Demokrat lebih dominan mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin dengan angka 61,2 persen. Angka ini meningkat tajam dari Januari sebesar 37,7 persen.

Sementara pemilih muslim Demokrat yang mendukung Prabowo Subianto- Sandiaga Uno hanya sebesar 36,7 persen. "Demokrat ini memang satu-satunya partai pendukung Prabowo yang pendukungnya justru lebih banyak mendukung Jokowi," kata peneliti senior LSI Ardian Sopa di kantornya pada Selasa, 5 Maret 2019.

Secara rinci, survei LSI mencatat dukungan pemilih muslim Partai Demokrat terhadap Jokowi, naik dari waktu ke waktu sejak penetapan paslon pada Agustus 2019. Pada Agustus, pemilih muslim Demokrat yang mendukung Jokowi sebesar 36,4 persen, kemudian September menjadi 31,6 persen, Oktober naik lagi menjadi 45,7 persen. Pada November turun drastis menjadi 23,4 persen, kemudian Desember naik lagi menjadi 27,8 persen. Selanjutnya, Januari menjadi 37,7 persen dan Februari naik drastis menjadi 61,2 persen.

Adapun partai pendukung Prabowo lainnya, Gerindra sebesar 86,2 persen pemilihnya solid mendukung Prabowo, sementara yang mendukung Jokowi hanya 13,1 persen. Untuk Partai Amanat Nasional (PAN) 77,8 pemilihnya solid mendukung Prabowo, sementara yang mendukung Jokowi hanya 18,5 persen. Untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 86,4 pemilihnya solid mendukung Prabowo, sementara yang mendukung Jokowi hanya 11,4 persen.

Secara keseluruhan, Jokowi unggul dengan 55,7 persen di segmen pemilih muslim. Sementara Prabowo hanya mendapat suara 33,6 persen. "Basis pemilih muslim ini sebesar 87,8 persen, mereka yang menguasai pemilih muslim akan memenangkan pilpres ini," ujar Ardian.

Hasil sigi teranyar LSI Denny JA ini dilakukan pada tanggal 18 - 25 Februari 2019, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2,8 persen. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei.

(Source: tempo.co)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *