PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Presiden PKS: Keluarga Besar PKS Belum 100% Pilih Prabowo-Sandi

          Presiden PKS: Keluarga Besar PKS Belum 100% Pilih Prabowo-Sandi
Presiden PKS Sohibul Iman bersama Prabowo Subianto, capres nomor urut 02.
Presiden PKS: Keluarga Besar PKS Belum 100% Pilih Prabowo-Sandi
BENTENGSUMBAR. COM -  Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, keluarga besar PKS belum 100 persen memilih Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Untuk itu, dia mengajak keluarga besar PKS khususnya di Jawa Barat agar totalitas mendukung pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 ini.

“Bahwa pemilih PKS belum 100 persen pilih Prabowo Subianto, kita berada pada posisi 85 sampai 90 persen. Menurut pakar ini sudah besar, tapi saya ingin katakan kepada seluruh keluarga besar PKS, kurang besar. Saya ingin pemilih PKS 100 persen pilih Prabowo,” ungkap Sohibul Iman, dalam orasi politik pada kampanye rapat umum di Lapangan Sidolig-Persib, Jalan A Yani, Bandung, Kamis, 28 Maret 2019.

Seandainya tidak 100 persen menjatuhkan pilihan pada Prabowo, kata Sohibul, paling tidak bisa di atas 90 persen. “Ini jadi tekad janji kita setiap mengikat perjanjian dengan siapa pun, kita total memperjuangkan apa yang jadi komitmen bersama. Insya Allah partai lain pun sama akan gerakan seluruh pemilihnya untuk memilih Prabowo lebih dari 90 persen, Inysa Allah siap ya, kader PKS, keluarga kader PKS,” katanya.

Sohobul berbicara khusus pada kader PKS yang banyak memadati lapangan tersebut bersama kader partai koalisi lainnya seperti Demokrat, PAN, Partai Berkarya, Gerindra.

Menurut Sohibul, dukungan total penting dilakukan untuk memenangkan pasangan capres nomor urut 02 pada 17 April 2019 mendatang.

Ia juga optimis dengan kampanye di Bandung tersebut. Menurutnya, masyarakat Bandung, Jawa Barat, selalu terdepan dalam menyuarakan perubahan. Banyaknya massa yang memadati lapangan Sidolig memberikan optimisme kepada partai koalisi untuk bekerja keras.

“Insya Allah dipelopori Jawa Barat 2019 akan terjadi perbahan kepemiminan nasinal di mana Prabowo inya allah jadi Presiden RI,” katanya.

Saat ini, menurutnya, kampanye untuk meningkatkan elektabilitas kurang dari sebulan lagi. Sehingga kerja keras mesin partai harus terus digenjot. Namun ia mengingatkan agar perjuangan dilakukan dengan cara yang baik dan simpatik.

“Tak boleh ada fitnah, hoaks, Insya Allah kita ingin demokrasi Indonesia ke depan menjadi demokrasi beradab, maju, bahkan kita ingin pilpres-pileg kali ini menjadi rekreasi demokrasi yang penuh kegembiraan,” katanya.

Kepada massa pendukung, ia juga berpesan agar melakukan kampanye yang tertib dan tidak membuat keonaran. Sebab keonaran yang dilakukan akan menurunkan elektabilitas Prabowo-Sandi. Ia mengajak melakukan kampanye lewat cara kreatif dan inovatif. 

(Source: kumparan.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *