PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Mahfud MD: Ya Allah, Laknatlah Orang yang Curang dalam Pemilu

          Mahfud MD: Ya Allah, Laknatlah Orang yang Curang dalam Pemilu
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD.
Mahfud MD: Ya Allah, Laknatlah Orang yang Curang dalam Pemilu
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD menyatakan setuju apabila orang-orang yang curang dalam Pemilu 2019 dihukum.

Mahfud juga setuju dan turut mendoakan agar mereka yang curang dalam Pemilu dilaknat oleh Allah SWT.

“Sy setuju dgn doa dan turut berdoa, “Ya Allah, laknatlah oleh-Mu orang2 yg curang dlm Pemilu, orang2 yg membantu dan mendukung orang yg curang dlm pemilu, serta mereka yg sembarangan menuduh orang turut & mendukung curang dlm pemilu”. Ini doa yg adil bagi orng yg beragama,” katanya di akun Twitter @mohmahfudmd, Sabtu, 27 April 2019.




Cuitan Mahfud mendapat komentar beragam dari warganet. Ada yang setuju, tapi tak sedikit pula yang menolak.

Salah satu warganet yang tidak setuju dengan cuitan Mahfud yakni @MuslimFaki. Ia menyebut doa kepada Allah seharusnya yang baik-baik saja, bukan yang buruk.

“Setahu saya minta doa kpd Allah itu ya yg baik2. Utk sndr atau orla. Bukan mendoakan jelek2 apa lg laknat melaknat. Laknat Allah itu mengerikan. Tanpa harus meminta kl kt menentang Allah,” kata @MuslimFaki.

“Minta sj ya Allah jauhkan bangsa kmi dari orang2 yg zalim. Solluu alannabii Muhammad,” tambahnya.

Mahfud menanggapi pernyataan @MuslimFaki. Ia menyebut sejak zaman nabi ada ajaran tentang sumpah yang mengandung doa melaknat orang.

“Anda salah, Lintang. Sejak zaman Nabi sdh ada ajaran dlm Qur’an ttg sumpah yg nengandung doa melaknat orang. Itu yg disebut mubahalah,” balas Mahfud.

“Dalam munakahat (hkm perkawinan Islam) ada juga doa spt itu yakni disebut Li’an. Makanya jgn sembarang menuduh orang agar tdk didoain laknat,” tandas Mahfud.

Selain doa, Mahfud juga menyebut ada berita baik terkait polemik form C1. Ia menyebut Bawaslu telah memenuhi permintaan Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk menyerahkan salinan C1.

“Ada berita baik. Atas permintaan BPN kini Bawaslu sdh menyerahkan Salinan C1 ke Tim Prabowo. Tim Paslon, Bawaslu, KPU pny form yg sama,” katanya.

“Kalau ada yg palsu pasti ketahuan. Bisa menjernihkan kalau form C1 ini sj yg disandingkan, dihitung, dan diperlihatkan ke publik,” tandas Mahfud.




(Source: pojoksatu.id)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *