PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Survei: Pemilih Muslim Nilai Jokowi-Ma'ruf Lebih Wakili Aspirasi Islam

          Survei: Pemilih Muslim Nilai Jokowi-Ma'ruf Lebih Wakili Aspirasi Islam
Jokowi bersama Ketua Umum Muhammadiyah, Haidar Nasir.
Survei: Pemilih Muslim Nilai Jokowi-Ma'ruf Lebih Wakili Aspirasi Islam
BENTENGSUMBAR.COM - Survei yang dilakukan Indo Barometer menemukan pasangan calon presiden dan wakil presiden bernomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dianggap lebih mewakili aspirasi umat Islam oleh para calon pemilih Muslim.

Menurut peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli, 47,1 persen dari 89,7 persen responden yang beragama Islam, menyatakan hal itu. 

Sementara, 28,2 persen responden lain yang juga beragama Islam, menyatakan pasangan capres-cawapres bernomor urut 02 Prabowo-Sandi, sebagai kandidat Pilpres 2019 yang lebih mewakili aspirasi umat Islam.

"Mayoritas pemilih Muslim nasional menganggap Jokowi lebih mewakili aspirasi umat Islam dibanding Prabowo Subianto," ujar Hadi dalam rilis survei di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Selasa, 2 April 2019.

Hadi menyampaikan, ada 24,5 persen responden yang beragama Islam yang menyatakan tidak menjawab atau tidak tahu. 

Survei digelar pada 15 hingga 21 Maret 2019 dengan responden total sebanyak 1.200 orang yang tersebar di 34 provinsi. "Base pemilih Islam dalam survei ini sebesar 89,7 persen," ujar Hadi.

Survei juga menemukan Koalisi Indonesia Maju, atau koalisi parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf, dianggap lebih mewakili aspirasi umat Islam ketimbang koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandi, Koalisi Indonesia Makmur.

Sejumlah 42,3 persen responden menganggap Koalisi Indonesia Maju lebih mewakili aspirasi umat Islam. Sementara, 29,2 persen menganggap Koalisi Indonesia Makmur lebih mewakili aspirasi umat Islam. Sejumlah 28,5 persen responden lain tidak menjawab pertanyaan ini. "Mayoritas responden Muslim menganggap Koalisi Indonesia Maju lebih mewakili umat Islam," ujar Hadi.

Margin of error survei adalah kurang lebih 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode penarikan sampel adalah multistage random sampling. Sementara, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

(Source: viva.co.id)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *