PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Taufik Kurniawan Seret Ketua PAN Jateng di Kasus Suap, Ini Kata KPK

          Taufik Kurniawan Seret Ketua PAN Jateng di Kasus Suap, Ini Kata KPK
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.
Taufik Kurniawan Seret Ketua PAN Jateng di Kasus Suap, Ini Kata KPK
BENTENGSUMBAR.COM -Nama Ketua PAN Jateng, Wahyu Kristianto, diseret dalam kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen dan Purbalingga. Nama Wahyu disebut oleh terdakwa Taufik Kurniawan di nota pembelaan. Bagaimana respons Ketua KPK?

Terkait dengan munculnya nama Wahyu di persidangan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memilih berhati-hati dalam berkomentar. Ia tak mau berandai-andai meski Wahyu diduga terlibat dalam kasus suap tersebut.

"Ya jangan berandai-andai," ujar Agus di Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, 16 Juli 2019. Pernyataan tersebut menjawab detikcom perihal nama Wahyu yang disebut dalam persidangan.

Lembaga antirasuah KPK, lanjut Agus, belum bisa memastikan apakah akan mengusut dugaan keterlibatan Wahyu. Terlebih hingga kini lembaga yang dipimpinnya belum menerima salinan putusan majelis hakim.

"Belum tahu kita, belum tahu (apakah akan turut mengusut Wahyu). Karena kita belum menerima laporan yang paling akhir. Kemudian (duduk perkaranya) seperti apa," tuturnya.

Agus lantas berbicara mengenai proses pengusutan suatu kasus tindak pidana korupsi. Menurutnya, pengusutan suatu kasus selalu diawali dari laporan atau pengaduan, kemudahan laporan tersebut ditindaklanjuti petugas.

"Prosesnya kan mulai dari ada pengaduan, penyelidikan, penyidikan, nanti penuntutan. Jadi kalau dari penyelidikan sudah ke penyidikan, itu juga nanti ada perkembangan penyelidikan, ada perkembangan penyidikan," ucapnya.

Seperti diketahui, Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan vonis 6 tahun penjara dan 3 tahun pencabutan hak politik terhadap Wakil Ketua DPR RI nonaktif, Taufik Kurniawan. Ia dinyatakan bersalah karena menerima suap pengurusan DAK Kebumen dan Purbalingga.

Sebelum divonis bersalah, Taufik sempat mengajukan nota pembelaan dalam kasus suap pengurusan DAK tersebut. Dalam nota tersebut Taufik turut menyeret nama Ketau PAN Jateng, Wahyu Kristianto.

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *