PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Tuai Kecaman Karena Dinilai Tak Sopan, Arteria Dahlan: Tidak Apa-apa

          Tuai Kecaman Karena Dinilai Tak Sopan, Arteria Dahlan: Tidak Apa-apa
Foto: anggota DPR dari PDI Perjuangan Arteria Dahlan.
Tuai Kecaman Karena Dinilai Tak Sopan, Arteria Dahlan: Tidak Apa-apa
BENTENGSUMBAR.COM - Usai sikapnya di program acara Mata Najwa menjadi sorotan masyarakat, nama anggota DPR dari PDI Perjuangan Arteria Dahlan kini ramai diperbincangkan. Sebagian besar warganet menilai buruk sikap politisi berkacamata itu.

Diketahui, Arteria sempat berdebat dengan ekonom Emil Salim saat membahas Perppu KPK di program Mata Najwa. Perdebatan tersebut bahkan sampai harus membuat Arteria menunjuk-nunjuk hingga mengucapkan sesat kepada Emil.

Terkait hal itu, Arteria mengatakan dirinya hanya mencoba menyampaikan hal yang benar terkait isi materi dalam perdebatan. Ia mengaku tak mengapa jika pada akhirnya sikapnya itu banyak dinilai buruk oleh publik.

“Gak apa-apa saya mewakafkan diri saya untuk menyatakan yang benar. Walau terkesan tidak populer sekalipun,” kata Arteria kepada wartawan, Kamis, 10 Oktober2019.

Menurutnya, pembahasan sekarang justru hanya tertuju kepada sikapnya saja dalam acara tersebut. Namun tema dan isi perdebatan terkait Perppu KPK tak ikut diperbincangkan.

“Sekarang yang dibahas bukan perppu lagi, tapi sikap saya yang kurang sopan. Lah, kita ini belajar jujur dan menyatakan yang benar saja tidak berani,” kata Arteria.

Sebelumnya, Arteria Dahlan berujar bahwa apa yang menjadi sikapnya dalam acara yang membahas Perppu KKP tersebut, dirinya masih dalam keadaan sadar dan tidak emosi. Justru ia menilai pernyataan Emil sudah di luar kapasitasnya.

“Tidak emosi. Saya hanya sayangkan seorang tokoh senior yang saya hormati dimanfaatkan untuk mengutarakan hal-hal yang sebenarnya di luar kapasitas beliau,” kata Arteria kepada wartawan, Kamis, 10 Oktober 2019.

“Awalnya kan saya sangat sopan tapi ini kan sudah di design, Prof Emil yang notabene tidak berlatar belakang hukum dan beliau tidak memahami dengan benar materi muatan yang ada di Revisi UU KPK tiba-tiba berpendapat banyak kelirunya,” katanya.

(Source: suara.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *