Opini

Lifestyle

Sports

Catatan Ascot Amir: Gawat

          Catatan Ascot Amir: Gawat
Foto: Ascot Amir, Ketua LSM Metafika Indonesia dan Mursyid Thareqat di Sumbar.
Iklan
JUDUL tulisan diatas memang sedikit membingungkan kita. Memang ada apa ? Ya, virus corona dalang dari semuanya.

Bingung, membingungkan, membuat jadi bingung dan kebingungan itu lah yang jalan terus tanpa henti, terminal gawat pun dilewati. 

Hari pun terus berganti, sang virus tiada henti mendekati kita semua. Kuncuran dana sebagai penangkal virus corona alias Covid-19 mulai tak berdaya. 

Imbauan pemerintah tampak nya akan berfinal dan berujung sia-sia.

Tentu semua ini punya latarbelakang dari ketidakpedulian sebahagian warga penghuni Republik ini. Gawat ! 

Sungguh tak bisa dibantah dan didustai, bahwa bantuan BST ada yang tidak tepat sasaran, kok pensiunan masih saja masuk dalam daftar sebagai penerima ?

Gonjang-ganjing masalah ini telah tersebar kemana-mana. Data yang akurat tentu hal ini tak kan dijumpai sama sekali ? 

Sengaja atau pun tidak, ini adalah sebuah kelalaian dan kesalahan yang amat fatal. Sekali lagi : " TIDAK TEPAT SASARAN "

Seandainya hanya satu atau dua orang bisa lah kita maklumi, akan tetapi jika jumlah nya sudah mencapai puluhan orang tentu perlu kita pertanyakan. 

Dan pertanyaan itu timbul adalah berkat bisik-bisik tetangga. Dari rumah yang satu ke rumah yang lain. 

Sungguh sangat tidak bisa kita tolerir kejadian semacam ini karena berlangsung dalam ketidakwajaran. 

Pulang maklum kepada pengelola untuk menelusuri apakah hal ini benar atau tidak nya terjadi dilapangan. 

Prediksi kita bisa mendekati kebenaran karena berita semacam ini bersumber dari mereka yang bisa dipercaya, katakanlah tokoh atau pemuka masyarakat, bukan orang gila dan bukan pula orang yang tidak waras. 

Mudah-mudahan keteledoran ini tidak terus berlanjut dan merugikan. 

Jelas sekali yang dirugikan adalah masyarakat yang kurang mampu yang patut dan berhak menerima BST tersebut. 

Selanjutnya seiring dengan kejadian ini, kita terus saja dibelenggu oleh wabah virus corona alias Covid-19 yang sampai detik ini belum juga bisa dikatakan berakhir. 

Kita masih saja mendengar pertambahan warga yang terjangkiti virus ini. Masya Allah !!

Kita tentu tak habis pikir ? 

Mengapa virus ini bisa berlanjut mendekati kita semua. 

Keyakinan itu tentu ada dasar nya, maaf cakap, sebahagian diantara kita kurang menyadari dan memahami betapa ganasnya penularan penyakit ini. 

Pencegahan yang paling dominan salah satu nya adalah mematuhi imbauan pemerintah dan aparat terkait agar  penangkalan virus ini bisa diantisipasi sebagaimana yang kita dambakan dan kita harapkan, pakailah masker saat berpergian, tanpa memakai masker pandangan saudara kita yang berada disekeliling kita tentu berbuah tanda tanya ? 

Tepuk dada tanya selera, kira-kira sejauhmana pandangan mereka buat kita perihal imbauan ini. 

Bukan kah kita ingin wabah virus ini cepat berlalu ?! 

Mustahil dan tidak mungkin harapan ini terkabul dengan alasan karena sebahagian kita masih saja mengabaikan imbauan ini yang focusnya demi kesehatan kita bersama. 

Disamping itu, bantuan dari pemerintah hendaknya kita sampaikan kepada yang benar-benar patut dan layak menerimanya. 

Jangan lah bantuan ini merubah prilaku kita dari yang baik menjadi yang tidak baik, alias menangguk di air keruh. 

Itu hanya lah sesaat yang kita terima di dunia yang fana ini dan tidak akan bisa kita jadikan bekal di hari akhirat nanti yang kekal dan abadi ?   

Merugikan semua pihak, dan menciderai sesama, adalah perbuatan yang tidak terpuji di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. terlebih lagi perilaku kita seperti sengaja menzalimi dan mengkhianati. 

Akhir kata, semoga kita menyadari kekhilafan dan kesalahan serta keteledoran kita dalam menyampaikan bantuan ini. 

Semoga !
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *