Opini

Lifestyle

Sports

Nasrul Abit Akui Menang Pilgub dan Jadi Wagub Gara-gara Makan Ikan Puyu

          Nasrul Abit Akui Menang Pilgub dan Jadi Wagub Gara-gara Makan Ikan Puyu
Foto: Menebar Benih Ikan. Nasrul Abit Akui Menang Pilgub dan Jadi Wagub Gara-gara Makan Ikan Puyu.
BENTENGSUMBAR.COM - Nasrul Abit mengakui menang pada Pilgub 2015 dan berhasil dilantik menjadi Wakil Gubernur Sumatera Barat gara-gara suka makan ikan puyu, sejenis makanan olahan ikan lokal di Pauh si Ampek Baleh (Kuranji-Pauh).

Hal itu disampaikan Nasrul Abit ketika menyerahkan bantuan restocking bibit ikan Puyu, Nila, Nilem dan Tawes sebanyak 12.000 ekor dan menebarkannya untuk pelestarian sumbar daya ikan dan memenuhi kebutuhan ikan bagi masyarakat di perairan Kelurahan Kalumbuk Kecamatan Kuranji, Padang, Selasa, 30 Juni 2020.

Sebagaimana diketahui, olahan masakan ikan Puyu (papuyu) sangat diminati oleh masyarakat Kota Padang sebagai khas kuliner gurih dan enak. Selain identik dengan duri yang tajam, namun rasanya enak dan garing kalau digoreng.

"Saya memang suka makan ikan, apa lagi ikan puyu. Dari kecil saya sudah makan ikan puyu, makanya saya bisa jadi Wakil Gubernur saat ini," ungkapnya.

Dikatakannya, kalau ingin jadi pemimpin, harus banyak makan ikan. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk gemar makan ikan.

Menurut Nasrul Abit, mengonsumsi ikan bagi masyarakat ini sangat penting. protein ikan mengandung gizi tinggi untuk mencegah gizi buruk dan kekerdilan pada anak (stunting). 

Dia meminta agar masyarakat memahami bahwa sumber protein tidak hanya pada daging, namun justru ikan merupakan sumber protein yang menjadi kekayaan yang melimpah.

Ia mengatakan, saat ini keberadaan ikan puyu sangat sedikit, dulu dimasa lalu tahun 1970 sangat banyak disetiap kali dan rawa pasti ada ikan puyu.

Untuk menjaga kelestarian ikan puyu ini, ujarnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar telah melakukan pembenihan agar ikan ini tetap memenuhi selera kuliner masakan Padang yang saat cukup populer di Kota Padang.

"Untuk itu, marilah kita jaga kelestarian ikan puyu ini. Dengan menjaga kebersihan sungai, kali selokan dari sampah. Dan ini dapat menjadi salah satu ketahanan pangan masyarakat kita dimasa pandemi covid 19," ucap Nasrul Abit.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Ir. Yosmeri juga melakukan restocking atau penebaran bibit ikan di irigasi Bandar Kuranji. Yosmeri mengatakan bantuan bibit ikan ini diharapkan dapat menambah populasi ikan di Kuranji, sekaligus upaya kita melestarikan jenis ikan puyu ini.
"Hal ini merupakan bentuk kepedulian pemprov Sumbar dan upaya untuk memenuhi konsumsi ikan masyarakat Kuranji. Silahkan masyarakat ambil ikannya, tapi jangan menggunakan racun ataupun disentrum,"ujar Yosmeri.

Selain itu, Ketua LPM kelurahan kalumbuk Anwar, yang merupakan pensiunan Kolonel Angkatan Laut sangat apresiasi kegiatan pemprov Sumbar. Pasalnya setiap panen ikan hasilnya selalu untuk pembangunan masjid. 

"Panjangnya aliran irigasi ini ada sekitar 700 meter di daerah kami, setiap panen hasilnya kami sumbangkan ke Masjid untuk pembangunannya," ujarnya.

"Semoga dalam bantuan ini bisa menjadi manfaat bagi warga kami disini. Terima kasih Wagub Nasrul Abit dan Yosmeri atas pedulinya terhadap warga Kuranji," tambahnya.

Kegiatan menebar benih ikan tersebut dihadiri Ketua Karang Taruna Kecamatan Kuranji Fadli, Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX yang juga anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Gerindra Evi Yandri Rajo Budiman dan segenap tokoh masyarakat lainnya.

(nov/hms-sumbar)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *