Opini

Parlemen

Sports

Kuliah dijurusan Sastra Minangkabau, Siapa Takut?

          Kuliah dijurusan Sastra Minangkabau, Siapa Takut?
Penulis Raditya Partama Yunanda, Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau Universitas Andalas.

Kuliah dijurusan Sastra Minangkabau, Siapa Takut?
UNIVERSITAS Andalas (unand) menawarkan satu program studi yang hanya terdapat di kampus ini, program studi yang bisa disebut – satunya di dunia ini  menawarkan perkuliahan yang mendalami ilmu sastra, linguistik dan budaya Minangkabau. Tapi sayangnya jurusan ini memiliki penggemar yang kurang banyak, berbeda dengan jurusan lainnya di unand yang mempunyai penggemar sampai ribuan orang setiap tahunnya. 


Tidak dipungkiri lagi, kenapa peminatnya cukup sedikit dibandingkan dengan jurusan lainnya, karena jurusan Sastra Minangkabau adalah jurusan yang mempelajari sastra dan kebudayaan Minangkabau, itu berarti setiap mahasiswa hanya akan mendalami ilmu tentang keminangkabauan, berarti setiap mahasiswa hanya mempelajari satu etnik yang terdapat di Indonesia. Tentu itu menjadi kendala bagi calon mahasiswa yang ingin mengambil Prodi ini, mereka berpikir dua kali sebelum memilih jurusan Sastra Minangkabau. 


Untuk saat ini calon mahasiswa lebih memilih untuk mengambil jurusan yang mempunyai prospek kerja yang luas dan menawarkan pekerjaan yang menjanjikan, itu semua tidak lepas dari tujuan sebagian mahasiswa yang beranggapan jika kuliah merupakan jalan untuk mencapai kesuksesan, artinya mereka beranggapan setelah lulus kuliah langsung mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan. 


Tapi sayangnya itu semua sulit didapatkan jika berkuliah di jurusan Sastra Minangkabau. Banyak yang berpendapat jika lulusan dari jurusan yang mempelajari budaya lokal tentunya akan lebih sulit diterima di dunia kerja dibandingkan jurusan yang mempelajari ilmu secara global. Kenapa tidak, jurusan yang mempelajari suatu budaya daerah pasti lulusannya hanya bisa bekerja di lingkungan Minangkabau, atau hanya bisa bekerja di sektor budaya setempat. 


Namun yang lebih memprihatinkan lagi, banyak masyarakat yang menilai jurusan ini sebagai jurusan pembuangan, sebagian mahasiswa di jurusan ini terpaksa mengambil jurusan sastra minangkabau karena tidak diterima di jurusan lain, selain itu masyarakat juga berpendapat jika mereka sudah bisa berbahasa Minangkabau tanpa harus kuliah di jurusan ini. 


Itu semua merupakan problem calon mahasiswa yang berniat mengambil Jurusan Sastra Minangkabau, mereka  takut saat lulus kuliah akan susah untuk mendapatkan pekerjaan, jadi keinginan mengambil Jurusan Sastra Minangkabau harus dipendam dan memilih jurusan lain yang mempunyai prospek kerja yang luas di masa yang akan datang. 


Jadi, apakah kita harus setakut itu untuk mengambil Jurusan Sastra Minangkabau? 


Itu semua tergantung pandangan kita terhadap dunia perkuliahan, apakah kita mengetahui tujuan kuliah, atau hanya sekedar mengisi waktu luang. Tapi sebaiknya calon mahasiswa harus mengetahui tujuan dan untuk apa kita harus berkuliah, kita juga harus meluruskan niat mahasiswa yang tujuan kuliahnya hanya untuk mencari kerja saat lulus nanti, yang perlu diperhatikan adalah, kuliah bukan tempat mencari kerja. Tujuan dari kuliah yang sebenarnya adalah, bagaimana cara kita membuka wawasan dan memperluas ilmu pengetahuan, membentuk karakter dan mengembangkan diri, memperoleh relasi yang sebanyak-banyaknya. 


Itu merupakan poin penting yang harus kita dapatkan jika berkuliah, namun bagi yang menginginkan kuliah hanya untuk mencari pekerjaan, mulailah untuk merubah minset dan tujuan kuliah ke arah yang baik lagi, karena tawaran pekerjaan akan menyusul dengan seiring berjalannya waktu. 


Bagi yang belum mengetahui jurusan Sastra Minangkabau lebih lanjut, mari kita telusuri kelebihan ataupun hal yang bisa kita dapatkan jika berkuliah di jurusan Sastra Minangkabau. 


Yang pertama mata kuliah yang ditawarkan. Jurusan Sastra Minangkabau menawarkan berbagai macam mata kuliah yang pastinya menarik untuk kita pelajari, berikut beberapa mata kuliah yang ditawarkan di jurusan ini : Linguistik, Dialektologi, Sastra Bandingan, Sastra Lisan, Dasar-Dasar Ilmu Budaya, Penulisan Kreatif, Folklor, Audio visual, Etnomusikologi, Berbicara Bahasa Minangkabau, Menulis Bahasa Minangkabau, Filologi, Teori Sastra, Membaca Arab Melayu, Bahasa Belanda, Dialektologi Minangkabau, Bahasa Arab. 


Selain itu, bagi mahasiswa yang sebelumnya menginginkan jurusan lain, tapi tidak lulus jangan khawatir, kita masih bisa mengembangkan minat dan bakat kita meskipun berada di jurusan ini. Misalkan kita menginginkan kuliah di jurusan yang berhubungan dengan politik, tapi kita sekarang berada di jurusan Sastra Minangkabau, maka kita bisa menulis sebuah sebuah tulusan yang berhubungan dengan perpolitikan, jadi kita tetap bisa menyalurkan bakat kita melalui tulisan. 


Keuntungan lain memilih jurusan Sastra Minangkabau adalah kita bisa mempelajari budaya Minangkabau lebih jauh lagi, bahkan kita bisa mengenalkan kebudayaan Minangkabau ke penjuru dunia, karena yang kita tau Minangkabau adalah budaya yang unik, Minangkabau mempunyai sistem keturunan Matrilinial, berbeda dengan daerah lain yang mempunyai sistem keturunan patrilinear. 


Jadi, jangan takut kuliah jurusan Sastra Minangkabau, karena kita akan mempelajari sesuatu hal yang berbeda dengan jurusan lainnya dan pastinya lebih menarik dibandingkan jurusan lain, meskipun peminatnya sedikit, itu menjadi keuntungan bagi kita yang berkarir dinidang kebudayaan untuk lebih baik lagi. 


*Penulis Raditya Partama Yunanda, Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau Universitas Andalas 

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...