Headline

Opini

Parlemen

Sports

Naik Heli, Panglima TNI-Kapolri-KSAL Pantau Pencarian KRI Nanggala-402

          Naik Heli, Panglima TNI-Kapolri-KSAL Pantau Pencarian KRI Nanggala-402
Naik Heli, Panglima TNI-Kapolri-KSAL Pantau Pencarian KRI Nanggala-402.

Naik Heli, Panglima TNI-Kapolri-KSAL Pantau Pencarian KRI Nanggala-402
BENTENGSUMBAR.COM - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono meninjau bersama proses pencarian KRI Nanggala-402. Ketiganya bertolak ke lokasi pencarian dengan menggunakan helikopter.


Pantauan detikcom di Landasan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, mereka menaiki helikopter setiba di Lanud I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 11.00 Wita. Total ada dua helikopter yang berangkat bersama Hadi, Sigit, dan Yudo.


Berdasarkan informasi yang diterima, helikopter akan membawa ketiganya menuju KRI Suharso, yang saat ini berada di lokasi pencarian.


Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Achmad Riad menerangkan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 milik TNI Angkatan Laut (AL) difokuskan di laut sebelah utara Bali, yakni sekitar 40 km dari Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng Bali. Berbagai peralatan pun sudah berada di sekitar lokasi.


"Jadi kalau ditarik garis, jaraknya dari Cekukan Bawang itu kurang lebih sekitar 23 nautical mile atau 40 kilometer di utara Celukan Bawang," kata Achmad Riad saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Jumat (23/4).


Menurutnya, di lokasi tersebut ditemukan tumpahan minyak. Daya magnet besar juga ditemukan di lokasi tersebut. Sehingga saat ini terus dilaksanakan pemantauan di wilayah tersebut dengan memanfaatkan semua peralatan yang ada.


"Dari kepolisian MOV-nya juga sudah dikerahkan semua, termasuk dari KRI Rigel," terang Kapuspen didampingi Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Raden Prabowo Argo Yuwono dan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispen AL) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono.


Seperti diketahui KRI Nanggala-402 hilang kontak dalam latihan penembakan torpedo pada Rabu (21/4) dini hari. Hingga kini, pukul 09.49 WIB, belum ada kabar kapal yang ditumpangi 53 awak tersebut berhasil dievakuasi.


Saat ini KRI Nanggala-402 masih terus dicari meski sudah lewat 72 jam sejak dinyatakan hilang kontak. Oksigen di kapal diperkirakan hanya tersedia hingga pukul 03.00 WIB tadi.


Source: detikcom

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...