Headline

Opini

Parlemen

Sports

Buka Latsar CPNS, Wagub Audy Joinaldy Ingatkan Profesionalitas Pegawai

          Buka Latsar CPNS, Wagub Audy Joinaldy Ingatkan Profesionalitas Pegawai
Buka Latsar CPNS, Wagub Audy Joinaldy Ingatkan Profesionalitas Pegawai.

Buka Latsar CPNS, Wagub Audy Joinaldy Ingatkan Profesionalitas Pegawai
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy membuka Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) 2021 golongan III angkatan XXII dan XXIII di lingkungan Pemprov Sumatera Barat di Aula Utama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar, Selasa, 25 Mei 2021.


Wagub Audy Joinaldy mengapresiasi para peserta Latsar, sebab dari ribuan orang yang mengikuti tes untuk menjadi ASN tahun 2020 lalu, hanya saudara saudara semua mendapatkan keistimewaan dari segi ukuran yang dipedomani untuk lulus.


"Ini patut saudara bersyukuri kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada orangtua yang ikut mendukung semua ini," ucap Audy.


Latsar ini merupakan sebuah kegiatan untuk sebuah persyaratan untuk menjadi PNS yang sesungguhnya, sebagai unsur persyaratan formalitas yang nantinya diwujudkan dengan sebuah sertifikasi yang didapatkan. Sehingga menjadi sebuah kepantasan dan kewajaran .


"Saudara akan dididik, dilatih mendapatkan ilmu untuk meningkatkan kecakapan, sikap prilaku Bela Negara,  Nilai-Nilai Dasar PNS, Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI, selama lebih kurang 2 bulan kedepan," ujarnya. 


Sejalan dengan telah ditetapkannya UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), CPNS wajib menjalani masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses  pelatihan terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasonalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. 


Setiap  CPNS wajib menjalani Masa Prajabatan yang dilaksanakan selama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal pengangkatan sebagai CPNS, dan hanya bisa diikuti sebanyak 1 (satu) kali.


Untuk itu diperlukan sebuah pelatihan yang inovatif dan terintegrasi, yaitu penyelenggaraan pelatihan yang memadukan pembelajaran klasikal dan non klasikal di tempat pelatihan dan di tempat kerja, sehingga memungkinkan peserta mampu menginternalisasi, menerapkan dan mengaktualisasikan serta membuatnya menjadi kebiasaan (habituasi) dan merasakan manfaatnya, sehingga terpatri dalam dirinya karakter PNS yang profesional sesuai bidang tugas. 


"Saya berharap dalam pelatihan ini bisa menghasilkan PNS profesional yang berkarakter dalam melaksanakan tugas dan jabatan sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat dan pemersatu bangsa," ungkapnya.


Lanjut Audy menjelaskan Pelatihan Dasar CPNS bertujuan untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi. Kompetensi ini dapat dilihat dari kemampuan PNS dengan menunjukkan Sikap Prilaku Bela Negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatan, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI dan menguasai kompetensi Teknis sesuai bidangnya sesuai dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. 


"Apalagi arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi 4.0 yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation," terangnya.


PNS sebagai pelayan masyarakat mempunyai peranan penting dalam proses pelayanan publik dalam masyarakat, merupakan aset negara yang perlu dikembangkan potensi dan kemampuannya. Untuk itulah diperlukan pelatihan dengan desain yang tepat bagi CPNS sebagai awal pembentukan karakter dan kompetensi sesuai tuntutan jabatan. 


"Menghadapi tantangan ini, saudara saudara sudah dibekali ilmu baik secara teori maupun praktek Aktualisasinya. Untuk itu kita perlu meningkatkan daya saing baik nasional maupun regional," kata Audy.


Melalui Pelatihan Dasar CPNS ini Wagub Sumbar inginkan peserta Latsar mampu melahirkan CPNS yang mengaktualisasikan dan menghabituasikan nilai-nilai dasar dalam pekerjaan sehari-hari sampai pensiun nantinya.


Untuk peningkatan kualitas diri teruslah belajar, karena hanya dengan belajar kita bisa mengisi dan mengasah kemampuan untuk dapat melakukan perbaikan dan perubahan ke arah yang lebih baik.


Sementara itu, kepala BPSDM Sumbar menyampaikan tujuan dari Laksar ini untuk membentuk PNS profesional yang berkarakter berperilaku bela negara, nilai- nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang peran dan peran PNS dalam NKRI, serta menguasai bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat.


Peserta yang mengikuti Pelatihan Dasar CPNS ini berjumlah 76 Orang yang terdiri dari dua angkatan yang berasal dari Dinas Pendidikan Sumbar, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumbar, RS. DR. Achmad Mochtar, RSJ. HB. Saanin Padang, RSUD M. Natsir Solok serta RSUD Pariaman.


Harapannya, setelah kembali ke tempat kerja masing-masing seluruh peserta pelatihan dasar  mampu mengimplementasikan kompetensi yang dihasilkan dari pelatihan dasar ini dalam melakukan pelayanan publik dan mendorong percepatan terwujudnya visi misi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang maju mandiri dan berdaya saing. (Nov)


#BIRO ADPIM SETDA SUMBAR

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...