Headline

Opini

Parlemen

Sports

Disebut Denny Siregar Terima Rumah Mewah, Anies Minta Wartawan Lakukan Ini

          Disebut Denny Siregar Terima Rumah Mewah, Anies Minta Wartawan Lakukan Ini
Disebut Denny Siregar Terima Rumah Mewah, Anies Minta Wartawan Lakukan Ini.
BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Jakarta Anies Baswedan angkat bicara soal isu yang menyebut dirinya menerima rumah mewah dari pengembang pulau reklamasi. Anies meminta agar kabar yang beredar itu segera dibuktikan.

Saat ditanya awak media, ia tak membantahnya secara gamblang. Namun ia justru meminta kepada para jurnalis untuk segera membuktikannya.

"Saya rasa teman-teman media bisa memanfaatkan ini untuk kesempatan kritis karena kalau ada berita seperti itu anda kejar, di mana lokasinya, di mana alamatnya, di mana nomornya," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.

Tak hanya itu, kata Anies, dengan melakukan penelusuran, maka akan terbuktikan sendiri mengenai adanya pemberian rumah mewah itu. Nantinya lewat berita yang diterbitkan, masyarakat akan tahu kebenarannya.

"Jadi beritanya itu lengkap. Jadi ini kesempatan buat teman-teman dan teman-teman bisa menunjukkan ini berita yang sahih atau berita yang tidak sahih karena tanggung jawab penulis berita adalah membuat bukti atas berita yang ditulis," jelasnya.

Mantan Mendikbud itu juga enggan membuktikan sendiri mengenai kabar tersebut.

"Kalau yang disebutkan, saya tidak perlu membuktikan, yang membuktikan yang menuduh," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, isu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapatkan hadiah dari seorang pengembang sebuah rumah menjadi sorotan dari pegiat media sosial Denny Siregar.

Dalam cuitannya, Denny Siregar mengatakan, bahwa ada isu Anies Baswedan mendapatkan sebuah rumah dari salah satu pengembang.

"Ada isu @aniesbaswedan terima hadiah rumah dari pengembang reklamasi," cuit Denny dikutip Suarabogor.id, Minggu, 23 Mei 2021.

Denny Siregar mempertanyakan kebenaran Anies Baswedan yang diduga menerima pemberian dari seorang pengembang reklamasi.

"Ah, yang bener ??" tulisnya.

Dia memint agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun menelusuri isu tersebut.

"Supaya jangan terjadi fitnah, mungkin @KPK_RI bisa bantu selidiki," ujarnya.

Source: Suara.com
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...