Headline

Opini

SOROT

Sports

Salim Said: PKI Jadikan Soekarno Pelindung untuk Tindas Umat Islam

          Salim Said: PKI Jadikan Soekarno Pelindung untuk Tindas Umat Islam
Prof. Salim Haji Said mengatakan bahwa Presiden Pertama RI Soekarno dijadikan PKI sebagai pelindung untuk menindas kaum muslim.

Salim Said: PKI Jadikan Soekarno Pelindung untuk Tindas Umat Islam
BENTENGSUMBAR.COM - Prof. Salim Haji Said mengatakan bahwa Presiden Pertama RI Soekarno dijadikan PKI sebagai pelindung untuk menindas kaum muslim.


Pernyataan tersebut terekam dalam video yang dibagikan akun Twitter @RomitsuT pada Sabtu, 12 Juni 2021.


Dalam cuitan yang dibagikan, akun tersebut mengatakan bahwa Salim Said merupakan sosok saksi sejarah.


“Profesor Salim Haji Said ,saksi hidup dan pelaku sejarah berbicara soal ketakutan Umat Islam Pada PKI,” tulis akun Twitter tersebut.


Dalam video itu, Salim Said mengatakan bahwa ada skenario yang dilakukan PKI hingga menjadikan Soekarno sebagai pelindung mereka.


“Sebelum Gestapu, PKI itu menjadikan Presiden Soekarno sebagai pelindung untuk menindas umat Islam,” tutur Salim Said dalam video tersebut, dikutip terkini.id dari Galamedia, Senin 14 Juni 2021.


Menurut Salim Said, hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya tokoh dan ulama Islam yang dipenjarakan.


Lalu kemudian, kata Salim Said, tokoh-tokoh Islam dan ulama tersebut akhirnya dibebaskan di zaman Soeharto.


“Sejumlah tokoh Islam dipenjara. Orang seperti Sutan Sjahrir itu dipenjara karena dia musuhnya PKI. Kemudian ia dibebaskan dari penjara oleh pemerintah Presiden Soeharto,” lanjutnya.


Unggahan akun Twitter @RomitsuT tersebut kemudian mendapatkan komentar dari warganet.


“PKI sudah musnah. Tapi ajaran komunis dan pengikutnya itu yang harus diwaspadai. Intinya, PKI biadab, tidak ada ajaran kebaikan sedikit pun dari ajaran komunis laknat,” komentar salah seorang warganet.


“Sama PKI kok takut, makanya contoh Taliban, digebuk Soviet ga bisa, digebuk Ameriki, mlempem Ameriki,” timpal warganet lainnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...