Opini

Parlemen

Sports

Tanggapi Kelas Poligami, Ade Armando: Khusus Buat Kaum Dungu

          Tanggapi Kelas Poligami, Ade Armando: Khusus Buat Kaum Dungu
Pakar komunikasi, Ade Armando mengomentari soal poster promosi kelas poligami yang beredar di media sosial.

Tanggapi Kelas Poligami, Ade Armando: Khusus Buat Kaum Dungu
BENTENGSUMBAR.COM - Pakar komunikasi, Ade Armando mengomentari soal poster promosi kelas poligami yang beredar di media sosial.


Melansir terkini.id, Ade Armando menyindir bahwa kelas ini hanyalah untuk kaum dungu yang percaya bahwa poligami adalah sebuah teladan yang baik untuk diikuti.


“Khusus buat kaum dungu yang percaya bahwa poligami adalah teladan yang sebaiknya diikuti umat Islam,” katanya melalui akun Twitter Adearmando1 pada Sabtu, 5 Juni 2021.


Adapun dalam poster yang dibagikan Ade Armando itu, tercantum bahwa kelas poligami tersebut akan diadakan secara ekslusif selama dua hari.


Disebutkan pula bahwa kelasnya akan dilaksanakan pada tanggal 5-6 Juni 2021 di salah satu hotel berbintang di Jakarta.


Selain itu, ada pula penjelasan singkat bahwa kelas poligami tersebut merupakan kelas pertama di Indonesia tentang edukasi poligami.


“Langsung didampingi oleh banyak praktisi poligami yang berpengalaman serta program berkesinambungan bagi alumninya yang hendak mengamalkan poligami dengan benar,” demikian tertulis.


Dicantumkan pula beberapa nama beberapa orang bergelar ustaz, yakni Taufik Vanilli, Andi Arifin LC. MA, dan Syuhada H.


Adapula dua pelatih yang dicantumkan, yaitu Coach Nasruddin sebagai tamu spesial dan Coach Akbar.


Pada kolom komentar Ade Armando, beberapa netizen juga nampak menyindir kelas dan praktik poligami.


“Setuju Bang Ade. Tapi sebutan dungu terlalu bagus buat mereka. Mereka itu kaum tak berhati dan tak berperasaan. Malah mungkin tak berotak. Kasihan para wanita pendamping mereka,” kata IgnFds.


“Beragamalah dengan berakal, karena dengan akal sehat kita bisa selamat, anak istri juga selamat, semua selamat. Untuk berpoligami, tolong gunakan hati nurani, wanita mana yang tak tersakiti, walau banyak materi,” tulis MangDudung14.


Meski demikian, ada pula yang mendukung kelas poligami tersebut.


“Lah itu kan jelas edukasi untuk berpoligami yang baik dan benar, bukan sekedar nafsu tetapi juga adil dan penuh perasaan,” kata ZakZakABS.


(*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...