Opini

Parlemen

Sports

Tanggapi Permintaan Maaf Haikal, Teddy Gusnaidi: Cara Anda Ngeles ‘Jorok’ Banget

          Tanggapi Permintaan Maaf Haikal, Teddy Gusnaidi: Cara Anda Ngeles ‘Jorok’ Banget
Teddy Gusnaidi menanggapi pernyataan Haikal Hassan soal permintaan maafnya terkait kuota haji.

Tanggapi Permintaan Maaf Haikal, Teddy Gusnaidi: Cara Anda Ngeles ‘Jorok’ Banget
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi menanggapi pernyataan Haikal Hassan soal permintaan maafnya terkait kuota haji.


Sebelumnya, Haikal Hassan protes sebab ia merasa diserang buzzer setelah meminta maaf atas pernyataannya soal kuota haji.


Teddy lantas mengatakan bahwa permintaan maaf bukanlah suatu hal yang hina.


Akan tetapi, menuruy Teddy, Haikal Hassan berkelit dari penyataan aslinya yang ditujukan kepada Indonesia menjadi seolah ditujukan kepada Arab.


Maka, Teddy menangkap kesan bahwa Haikal Hassan seolah merasa hina karena harus meminta maaf.


“Bang Haikal Hassan, meminta maaf itu gak hina kok, tapi cara anda ngeles dari NKRI berpindah ke Arab Saudi ‘jorok’ banget, jadinya kelihatan takut hina kalau meminta maaf,” ungkapnya melalui akun Twitter TeddyGusnaidi pada Minggu, 6 Juni 2021.


Sebelumnya, Haikal Hassan banyak dikritik setelah mengomengari soal isu yang beredar bahwa Indonesia tak mendapatkan kuota Haji tahun ini.


“Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI dimana warga nya tidak bisa pergi haji,” katanya melalui akun Twitter Haikal_hassan pada Jumat, 4 Juni 2021.


Haikal Hassan lantas mengaitkan hal ini dengan beberapa hal, termasuk ke permasalahan Rizieq Shihab, hubungan Indonesia dengan Cina, dan lain-lain. 


“Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman terhadap HRS?” kata Haikal Hassan.


“Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah MURNI alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?” tambahnya.


Haikal lalu menghapus cuitannya itu dan meminta maaf karena Arab Saudi ternyata belum mengeluarkan pengumuman resmi bahwa Indonesia tak mendapatkan kuota.


Namun, Hassan mengaku bahwa ia masih terus diserang para buzzer setelah permintaan maafnya.


“Saya kritik pemerintah saudi Arabia kok negara kita tidak boleh pergi haji. Sebab apa pemerintah saudi memblok negara kita,” kata Haikal.


“Ternyata pemerintah saudi belum resmi mengumumkan. Lalu saya minta maaf. Kok buzzer marah?” tambahnya.


Haikal lantas mengulangi pernyataaannya dalam cuitan yang ia hapus itu dengan mengubah redaksi kalimatnya.


“Apakah dimata Saudi kita dekat negara RRC jadi diblok? Apakah dimata saudi zalim ke HRS? Apakah dimata merek gak ada dana? Apakah ini murni karena kesehatan (masih rawan covid) jadi diblok?” kata Haikal.


“Kan begitu membaca nya. Ternyata bukan, belum resmi, lalu minta maaf. Kok buzzer marah-marah?” tambahnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...