Headline

Opini

SOROT

Sports

Mahfud MD: Terimakasih, Pak Amien Atas Sportivitasnya

          Mahfud MD: Terimakasih, Pak Amien Atas Sportivitasnya

Mahfud MD: Terimakasih, Pak Amien Atas Sportivitasnya
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., menyampaikan ucapan terimakasih kepada Amien Rais atas sikap sportivitasnya mengumumkan temuan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) tentang terbunuhnya 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang menyatakan tidak ada keterlibatan TNI-Polri. 


Dengan demikian, ujar Mahfud MD, peristiwa tersebut bukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat, melainkan kejahatan biasa. Sebab, pelanggaran HAM berat itu melibatkan aparat secara terstruktur dan sistematis. 


"Terimakasih, Pak Amien, atas sportivitasnya mengumumkan temuan TP3 ttg Tebunuhnya 6 Laskar FPI, bhw, tdk ada keterlibatan TNI-POLRI. Artinya peristiwa bkn Pelanggaran HAM berat melainkan kejahatan biasa. Pelanggaran HAM Berat itu melibatkan aparat scr terstruktur dan sistematis," ungkap Mahfud MD melalui akun twitternya @mohmahfudmd, seperti dikutip BentengSumbar.com, Kamis, 8 Juli 2021.


Dikatakan Mahfud MD, ketika Amien Rais dan TP3 bertemu dengan Presiden Jokowi, pemerintah juga sudah mengatakan bahwa Komnas HAM tidak menemukan terjadinya pelanggaran HAM berat.


Meski demikian, kata Mahfud, kalau TP3 punya bukti tentang pelanggaran HAM berat itu, pemerintah akan menindaklanjuti sesuai Undang-undang Nomor 26 tahun 2000.


"Ketika Pak Amien dan TP3 bertemu dgn Presiden, Pemerintah jg sdh mengatakan bhw Komnas HAM tdk menemukan terjadinya Pelanggaran HAM Berat. Tp kalau TP3 pny bukti ttg pelanggaran HAM Berat itu Pemerintah akan menindaklanjuti sesuai UU 26/2000. Ternyata bukti2 tdk ada. Trims TP3," terang Mahfud.


Sebelumnya diberitakan, inisiator Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam laskar Front Pembela Islam (FPI) Amien Rais memastikan bahwa TNI dan Polri sama sekali tidak terlibat dalam peristiwa tewasnya enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Km 50.


Hal itu disampaikan Amien saat peluncuran peluncuran Buku Putih TP3. Amien menjelaskan, buku putih itu menyajikan fakta yang objektif yang didasari oleh saksi berikut wawancara dengan para keluarga korban lalu dikuatkan fakta-fakta dari video dan sebagainya.


"Setelah membaca dengan baik buku putih ini, secara kelembagaan ini penting, Polri dan TNI sama sekali tidak terlibat dalam skenario maupun implementasi dari pelanggaran HAM berat itu, alhamdulillah kira bersyukur ya," kata Amien Rais saat peluncuran buku yang disiarkan di Youtube, Rabu, 7 Juli 2021.


"Jadi kita bangga alhamdulillah tulang punggung keamanan bangsa namanya Polri dan tulang punggung pertahanan namanya TNI itu tidak terlibat sama sekali," kata Amien.


Dengan kepastian tidak terlibatnya TNI-Polri dalam peristiwa berdarah itu, Amien meminta agar adanya keterbukaan dan sekaligus kejujuran serta proses hukum atas kasus tersebut.


"Terbuka dan se-transparan mungkin agar selama ini kasus pelanggaran HAM ini yang dibuat remang-remang oleh pihak tertentu dan diharapkan menghilang dengan sendirinya itu tidak akan terjadi. Insyaallah never. Tidak akan terjadi," demikian Amien.


(by)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...