Headline

Opini

PADANG

Sports

MUI Larang Salat Idul Adha, Denny Darko Singgung Kepercayaan Rakyat: Dipertanggungjawabkan di Depan Allah Nanti

          MUI Larang Salat Idul Adha, Denny Darko Singgung Kepercayaan Rakyat: Dipertanggungjawabkan di Depan Allah Nanti

MUI Larang Salat Idul Adha, Denny Darko Singgung Kepercayaan Rakyat: Dipertanggungjawabkan di Depan Allah Nanti
BENTENGSUMBAR.COM - Seperti diketahui, menjelang Hari Raya Idul Adha, MUI telah mengeluarkan fatwa larangan salat Idul Adha.


Nah, terkait kabar tersebut, ahli tarot sekaligus magician Denny Darko pun turut menanggapi.


Ia membahas hal tersebut lantaran banyaknya perdebatan yang muncul terhadap larangan salat Idul Adha yang dikeluarkan MUI.


Denny Darko juga menyampaikan bahwa MUI mengeluarkan fatwa larangan salat Idul Adha pasti dengan penuh pertimbangan, apalagi MUI berisi orang-orang terpilih.


Selain itu, Denny juga mengungkapkan bahwa mereka memiliki pertanggungjawaban ukhrawi alias akhirat di hadapan Tuhan kelak.


“Mereka di luar itu juga memiliki sesuatu pertanggungjawaban ukhrawi yang akan dipertanggungjawabkan di depan Allah nanti saat merka mengambil keputusan yang keliru,” tutur Denny Darko dalam kanal YouTube-nya, dikutip terkini.id dari Semarangku pada Minggu, 18 Juli 2021.


Denny lantas menyinggung soal kepercayaan rakyat di mana ia mengatakan bahwa jikalau rakyat tak juga memercayai mereka (MUI), lalu harus percaya siapa?


“Kalau tidak percaya mereka, kita mau percaya siapa?” tanyanya retorik.


“Apakah memang sebuah sertifikasi dari Pemerintah sudah tidak kita percayai lagi?”


Selain itu, Denny juga menjelaskan bahwa sebenarnya yang dilarang adalah kerumunannya, bukan salat Idul Adha-nya, sama seperti mudik dan takbiran.


Kendati demikian, ia tak menyangkal bahwa memang pasti ada rasa rindu dan ingin bersenang-senang saat mengumandangkan takbir di mana hal tersebut menurutnya memang adalah hal positif.


Namun, karena keadaan yang masih sangat parah dan tak memungkinkan, maka ia meminta untuk mengutamakan keselamatan.


“Sebenarnya Pemerintah melakukan ini dengan pertimbangan yang matang,” pungkas Denny Darko.


Sebagai tambahan, ia menerawang bahwa 20 hari dari sekarang baru akan terjadi puncak pandemi yang sebenarnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...