Headline

Opini

PADANG

Sports

Ketua DPR Ucapkan Selamat untuk Perdana Menteri Ke-9 Malaysia Ismail Sabri

          Ketua DPR Ucapkan Selamat untuk Perdana Menteri Ke-9 Malaysia Ismail Sabri
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Perdana Menteri Baru Malaysia, Ismail Sabri Yaakob. Pelantikan itu dilakukan pada hari Sabtu, 21 Agustus 2021, di depan Raja Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah di Istana Nasional.

"Selamat atas dilantiknya Perdana Menteri kesembilan Malaysia Yang Mulia Ismail Sabri Yaakob. Semoga dapat menjalankan amanah jabatan dan melakukan penanganan Pandemi Covid-19 dengan sebaik-baiknya," kata Puan pada keterangan tertulisnya.

Ismail Sabri menjabat Perdana Menteri Muhyiddin Yassin yang mengundurkan diri pada Senin 16 Agustus. Muhyiddin sendiri mengundurkan diri karena kehilangan dukungan dari anggota parlemen dan berimbas pada pertikaian dalam koalisi politik saat ini.

Sementara itu, Ismail Sabri sebelumnya menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri untuk Muhyiddin. Pelantikan Ismail Sabri sebagai Perdana Menteri disertakan dengan penerimaan surat pengangkatan, pengambilan sumpah jabatan, dan penandatanganan sumpah jabatan sebagai Perdana Menteri.

Ismail Sabri merupakan anggota partai United Malaysia National Organization (UMNO) dan kenaikan jabatannya didukung oleh 114 anggota dalam Parlemen Malaysia. Dengan kata lain, dia mendapat dukungan mayoritas dari parlemen.

Puan berharap kepemimpinan Ismail Sabri dapat mempererat kolaborasi kerja sama antara Indonesia dan Malaysia dalam upaya penanganan Pandemi Covid-19. Selain itu, krisis politik yang sedang terjadi di Malaysia dapat mereda dan fokus penanganan pandemi bisa segera dilakukan.

Bagaimana pun, sama halnya dengan Indonesia, Malaysia memiliki misi untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan rakyat serta negara. Di samping itu, penanganan Pandemi Covid-19 membutuhkan situasi politik dan pemerintahan yang stabil untuk bergerak menangani penyebaran wabah virus corona yang terjadi di masyarakat.

"Dalam penanganan pandemi ini yang kita utamakan adalah keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Mari bekerja sama dalam memberikan hasil kerja yang sebaik-baiknya," kata Puan.

Puan memandang bahwa pemilihan Perdana Menteri baru ini bisa membawa angin segar atas hubungan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Malaysia. Selain itu, hubungan persaudaraan sebagai negara satu rumpun yang bertetangga juga bisa dibina dengan lebih baik.

"Indonesia dan Malaysia telah lama menjalani hubungan baik dan kerja sama yang membawa manfaat bagi kedua belah pihak. Ini harus dilanjutkan di bawah kepemimpinan baru. Apalagi, kita sama-sama sedang menghadapi lonjakan Covid-19," kata Puan.

Diketahui dalam beberapa waktu belakangan ini, Malaysia terus mencetak rekor kasus positif Covid-19, yaitu sebesar 1.535.286 kasus per 22 Agustus. Fasilitas kesehatan Negeri Jiran itu bahkan terancam ambruk jika penyebaran terus meningkat. Malaysia bahkan diprediksi akan mengalami kejadian penyebaran Covid-19 seperti di India.

Diketahui bahwa lonjakan Covid-19 di negara itu adalah imbas dari mengadakan pemilihan umum (Pemilu) di seluruh wilayah, termasuk di bagian termiskin Malaysia, Sabah. Pemilu pada 2020 lalu membebaskan kampanye secara langsung dan membiarkan masyarakat hadir secara langsung. Warga datang ke tempat pemungutan suara secara berbondong-bondong dalam keramaian.

Pemerintah Malaysia juga sempat tidak menghiraukan peringatan para ahli kesehatan. Akses antarnegara bagian dibuka dan pembatasan dilonggarkan. Sehingga, kasus Covid-19 pun meledak di berbagai daerah. Ketika akhirnya lockdown diterapkan, lonjakan kasus positif sudah terlalu tinggi dan sulit dibendung.

Belakangan, frustasi publik Malaysia akibat Covid-19 pun semakin melonjak. Banyak barikade yang didirikan oleh aparat keamanan dibakar sebagai unjuk rasa perlawanan masyarakat. Warga menunjukkan rasa amarah serta frustasi mereka yang sudah memuncak.

“Semoga Perdana Menteri Ismail Sabri dapat membawa perbaikan terhadap kondisi Negeri Jiran dan segenap masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah lebih baik,” ujar Puan.

Puan turut pula menyemangati penanganan Covid-19 di Malaysia agar kasus positif bisa segera melandai, mengikuti perubahan keadaan di Indonesia yang kasus Covid-19 sudah semakin melandai. Puan juga berharap hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia bisa ditingkatkan serta membawa lebih banyak manfaat ke depannya.

“Indonesia dan Malaysia begitu dekat, bertetangga, sudah seperti keluarga. Bila yang satu sakit, otomatis yang satu lagi akan merasakan hal yang sama. Jadi, kita harus terus bahu membahu bersama membawa negara kita keluar dari Pandemi Covid-19,” kata Puan.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...