Headline

Opini

PADANG

Sports

Bansos September Siap Cair, Ketua DPR: Jangan Ada Penyelewengan!

          Bansos September Siap Cair, Ketua DPR: Jangan Ada Penyelewengan!
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengimbau pemerintah untuk mengawasi enam bantuan sosial (bansos) yang rencananya akan cair pada September ini. Puan meminta bantuan ini benar-benar disalurkan dan sampai ke masyarakat, tanpa ada pengurangan seperak pun.

"Pemberian bantuan ini adalah amanah.Kita harus menyampaikan amanah ini tanpa berkurang sepeser pun. Makanya benar-benar harus dipantau dan diawasi, jangan sampai ada yang nyangkut di sistem, nyangkut di tangan-tangan tidak bertanggungjawab," ujar Puan pada keterangan tertulisnya yang diterima BentengSumbar.com, Kamis, 2 September 2021 malam.

Diketahui sedikitnya ada enam bantuan pemerintah yang akan cair pada bulan ini. Bantuan itu diberikan melalui beberapa kementerian terkait sesuai dengan jenis bantuan serta sasaran masyarakatnya.

"Bantuan ini sudah ditunggu-tunggu oleh rakyat. Dari Kementerian diantarkan kepada mereka yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bansos. Semua harus benar-benar sampai ya, mau itu dalam bentuk uang, sembako, atau barang lainnya. Jangan disimpan-simpan," kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Di antara bantuan yang akan turun tersebut salah satunya adalah subsidi listrik hingga Desember 2021. Kementerian ESDM memberlakukan stimulus listrik ini pada wilayah Jawa-Bali. Program akan berupa pemberian diskon tarif listrik pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri.

Diskon tarif listrik ini diharapkan akan merangsang geliat ekonomi yang selama ini terkena dampak negatif dari masuknya virus corona ke Indonesia. Masyarakat dapat kemudahan untuk mengakses bantuan ini melalui website dan aplikasi.

Bansos lainnya juga akan dikeluarkan melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berupa bantuan kuota internet.  Bantuan kuota internet ini diberikan untuk mendukung kegiatan belajar jarak jauh bagi 26,8 juta jiwa dan tenaga pengajar.

Mereka yang akan menerima kuota internet ini adalah siswa pendidikan anak usia dini, siswa sekolah dasar, menengah, dan menengah atas, serta mahasiswa dan dosen. Mereka akan menerima kuota disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Bansos lainnya yang akan keluar adalah bantuan subsidi upah tahap 4. Kementerian Ketenagakerjaan yang akan menyalurkan subsidi gaji tahap 4 kepada 1,8 juta calon penerima.

Penerima diutamakan mereka yang bekerja pada sektor usaha, industri barang, konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa. Dari industri tersebut, yang tidak akan menerima adalah jasa pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan klasifikasi data BPJS Ketenagakerjaan.

Bansos lainnya adalah program keluarga harapan (PKH) dan Kartu Sembako. Kedua program ini menyasar keluarga yang membutuhkan.

Terakhir, bantuan kartu pra kerja juga akan turun untuk masyarakat. Pendaftaran Prakerja ini dibuka setiap minggunya. Terakhir, masyarakat masih menantikan pembukaan Pra Kerja Gelombang 20 yang akan dibuka pekan ini.

Dari sekian banyak bantuan dari pemerintah yang cair, menurut Puan, akan ada banyak tangan jail yang dapat memanfaatkan situasi. Pembagian bantuan-bantuan sebelumnya harus dijadikan pengalaman untuk mengalirkan bansos ini secara mapan pada penerima haknya.

"Kita awasi dan pantau terus. Bantuan ini sangat ditunggu oleh masyarakat yang terkena dampak berat pandemi, jika ada penyelewengan harus langsung diketahui dan ditindak tegas," ujar Puan.

Puan meminta berbagai kementerian yang bertanggung jawab atas pembagian ini melakukan pengawasan yang ketat. Kejujuran harus dijunjung tinggi dalam pengaliran bansos. Jangan lupa bahwa ini adalah kebutuhan rakyat yang sudah dinanti aliran dana atau barangnya.

“Harus ditekankan betul bahwa yang kita lakukan adalah amanah rakyat dan amanah ini sudah kewajibannya dilaksanakan dengan sebenar-benarnya,” ujar mantan Menko PMK itu.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...