Headline

Opini

PADANG

Sports

Kemenag Padang Hadiri Silaturahmi Dakwah Ketasaufan dan Kesufian

          Kemenag Padang Hadiri Silaturahmi Dakwah Ketasaufan dan Kesufian

Kemenag Padang Hadiri Silaturahmi Dakwah Ketasaufan dan Kesufian
BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Edy Oktaviandi, S.Ag. M.Pd., menghadiri acara Silaturrahmi Dakwah Ketasaufan dan Kesufian di Masjid Nurul Yakin, Selasa, 31 Agustus 2021.


Acara ini dihadiri oleh jamaah yang berasal dari  Batam Kepulauan Riau dan  dari beberapa daerah di kota Padang.


Acara ini adalah dalam bentuk silaturrahmi Majlis Pengajian Tauhid Tasauf  (MPTI) Sumatera Barat.


Edy Oktaviandi pada kesempatan itu mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah yang datang dari luar Sumatera Barat.


"Kami menyampaikan ucapan terimakasih atas kesungguhan jamaah untuk senantiasa berdzikir memperkuat akhlak dan Tauhid. Saat ini semua kita berusaha senantiasa memperbanyak majelis-majelis zikir yang berada di kota Padang," ungkapnya.


Kemenag mengimbau para jammah untuk menerapkan Protokol kesehatan karena saat ini masih dalam Pandemi Covid 19.


Sementara itu, Wali Sumatera MPTTI Tengku Sulaiman menyampaikan pesan-pesan akhlak yang juga menjadi pesan dari murabbi Mursyid AbuyaSyech Haji Amran Waly Al-Khalidi dari Aceh.


Sedangkan Ramlan selaku kepala KUA mengapresiasi majlis zikir ini dan juga di Koto Tangah sangat banyak.pusat kajian keislaman baik formal maupun non formal.


Khusus lembaga formal seperti Yayasan Pendidikan Ar Risalah, PP Prof DR Hamka, Yayasan Sine Islam, Kanzul Ulum, MTI, Sabbihiama Darul Ulum dan lainnya.


Kelompok-kelompok pengkajian seperti MPTTI, Jamaah Fikir Zikir( Fikzi) dan lembaga lembaga kajian lainnnya.


Jamaah Fikir Zikir digagas Oleh Ramlan tahun 1994 di Masjid Cahaya Rohani dengan membawa konsep keseimbangan Fikir dan Zikir .


Diantara tokohnya adalah Elfian SE, Ilham Yuliandi ,SE, Aljamaedi,S.Ag, MA, Syahrul S.Ag, MA, Nurmatias,S.Ag, Rinaldi Roza, SE dan beberapa tokoh wanita, seperti Meri Susanti, SE, Depi Yeni, Rahmida, dan Fatma Ningrum.


Ada juga tokoh sentris Prof Dr. Hermansyah Aziz, Hamzah Johan, Rusli Kunin, Raventur dan lainnya.


(*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...