Headline

Opini

PADANG

Sports

Rizal Ramli Minta Polisi Penjarakan Jokowi karena Sering Bohong, Netizen: Wis Korslet Akut nek Ini

          Rizal Ramli Minta Polisi Penjarakan Jokowi karena Sering Bohong, Netizen: Wis Korslet Akut nek Ini
BENTENGSUMBAR.COM - Pernyataan Rizal Ramli yang meminta polisi memenjarakan Presiden Joko Widodo karena dinilai sering bohong sontak ramai menjadi sorotan warganet.

Di akun FB Mak Lambe Turah, Minggu 12 September 2021, sejumlah netizen terkejut dengan cuitan Rizal Ramli.

Sampe Tambunan: “Sakit hati yg tak berkesudahan,mungkin juga akan dibawa sampai liang lahat.”

Dewi AL: “Koq ga ada yg berani bls c*cotnya org ini ya?”

Jimbonk: “Buktiin dulu baru bisa penjarain orang. Tanpa bukti kuat mana bisa. Neh orang halu tingkat tinggi bgt yak.”

Anies Sastrodiharjo: “Wis...korslet akut nek Iki...”

Untuk diketahui, Ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Menko Kemaritiman, Rizal Ramli meminta kopolisian menangkap Presiden Jokowi. 

Sebab, menurut Rizal, pemimpin negara tersebut kerap membuat pernyataan bohong yang tak sesuai kenyataan.

Pernyataan Rizal tersebut bermula, ketika Gardu Banteng Marhaean (GBM) meminta polisi memenjarakan jurnalis senior, Hersubeno Arief yang menyebut Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri sedang kritis di rumah sakit.

Menurut Rizal, seandainya Hersubeno bisa dipenjara lantaran pernyataan tak benar, maka Presiden Jokowi layak mendapat perlakuan serupa. 

Sebab, kata dia, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut kerap membohongi rakyat melalui janji dan perkataannya.

“Jurnalis senior Hersubeno Arief dipolisikan GBM, dianggap sebar berita hoax tentang kondisi Megawati,” ujar Rizal Ramli, dikutip Pikiran-rakyat, Minggu 12 September 2021.

“Jika itu terjadi Presiden Jokowi jauh lebih layak dipolisikan. Jokowi banyak menebar berita bohong, seperti mobil Esemka, impor dan stop uang,” lanjutnya.

Diketahui, sebelumnya publik dikejutkan kabar Megawati tengah mengalami kritis atau koma di rumah sakit. Permasalahan tersebut bermula melalui video yang diunggah Hersubeno Arief di media sosial (medsos).

Pada tayangan tersebut, pria yang akrab dipanggil Hersu itu memastikan, dirinya mendapat informasi tersebut dari dokter di salah satu rumah sakit tempat Megawati dirawat.

Dokter itu lantas memastikan, Megawati memang benar tengah dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi koma.

“Seorang teman dokter bahkan sempat mengirim pesan WhatsApp ke saya bahwa bunyinya begini ‘Megawati koma. Di ICU RSPP. Valid 1000 persen’,” kata Hersubeno Arief saat membacakan pesan dari salah seorang dokter seperti dinukil Hops.id.

Namun, pernyataan Hersubeno tersebut memicu gelombang protes dari warganet di media sosial. 

Sebab, belakangan diketahui, kondisi Megawai baik-baik saja alias tak sedang dirawat di rumah sakit. (Netralnews)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...