PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Sebut Jakarta Jadi Bermartabat Dipimpin Anies, Mustofa Tak Rela ‘Bocil’ Jadi Pengganti

          Sebut Jakarta Jadi Bermartabat Dipimpin Anies, Mustofa Tak Rela ‘Bocil’ Jadi Pengganti
BENTENGSUMBAR.COM – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawarda menilai bahwa DKI Jakarta menjadi lebih baik dan bermartabat di bawah kepemimpinan Anies Baswedan.

Oleh karena itu, ia mengaku tak rela jika Anies Baswedan nantinya akan digantikan oleh seorang “bocil”.

“DKI udah betul, dipimpin Anies. Semua dibetulin. Semua dilurusin. Jakarta jadi bermartabat,” katanya melalui akun Twitter TofaTofa_id pada Rabu, 15 September 2021.

Bukan hanya itu, Mustofa menilai bahwa pergaulan internasional Jakarta di bawah kepemiminan Anies juga semakin baik.

Dengan semua pencapaian Anies Baswedan ini, ia merasa Ibu Kota menjadi terhormat.

“Bayangkan kalau tiba-tiba digantiin bocil. Enggak banget dah,” tandas warga Muhammadiyah itu.

Mustofa tak menyebutkan secara spesifik soal siapa yang ia maksud “bocil” dalam cuitannya.

Namun, ditelusuri Terkini.id di kolom komentar, beberapa netizen nampak menyiratkan bahwa yang dimaksudkan adalah Gibran Rakabuming Raka.

Belakangan, memang berhembus asumsi bahwa Gibran yang kini menjabat sebagai Wali Kota Solo akan mengikuti jejak ayahnya, Joko Widodo untuk maju di Pilkada Jakarta.

Namun, Gibran sendiri telah menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk mengikuti Pilkada DKI Jakarta pada 2024 mendatang.

“Saya di Solo Saja. Wis Solo Paling Penak,” pada Rabu, 15 September 2021, dilansir dari Merdeka.

Saat ditanya soal adanya pendekatan dari partai politik untuk pencalonan sebagai Gubernur DKI Jakarta, Gibran pun enggan menanggapi.

Anak Presiden Jokowi itu hanya menegaskan kembali bahwa ia masih fokus untuk Kota Solo sebab masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Gibran juga menyinggung bahwa kepergiannya ke Jakarta akhir pekan lalu di acara PWNU tak berkaitan dengan pencalonan.

“Minggu depan saya ke Jakarta lagi, jangan dikira pencalonan loh. Karang Taruna itu mau ulang tahun, saya kan Karang Taruna,” jelasnya.

Gibran juga menegaskan bahwa banyaknya kunjungan menteri ke Solo tidak berhubungan dengan dukungan politik, apalagi terkait persiapan mengikuti Pilkada DKI Jakarta.

Ia menjelaskan, para pembantu Presiden Jokowi itu tidak hanya berkunjung ke Solo, namun juga kota lainnya.

“Banyak yang belum di eksekusi kok. Saya itu baru setengah tahun belum ada kok mikir Jakarta,” tandas Gibran. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...