PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Soal Sentul City, Fadli Zon: Pak Jokowi Ajak Masyarakat jadi Petani tapi Tanahnya Dikuasai Korporasi

          Soal Sentul City, Fadli Zon: Pak Jokowi Ajak Masyarakat jadi Petani tapi Tanahnya Dikuasai Korporasi
BENTENGSUMBAR.COM - Kediaman aktivis Rocky Gerung yang bakal digusur oleh pengembang Sentul City mengingatkan Anggota DPR RI Fadli Zon dengan pernyataan Presiden Jokowi yang mengajak masyarakat menjadi petani.

Saat turun langsung ke rumah Rocky sebagai legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor, Fadli mengaku banyak dikeluhkan oleh masyarakat soal sengkarut lahan di Bogor suatu ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Fadli menyebut dalam kasus dan permasalahan lahan yang terjadi, petani yang selalu menjadi korban dari kasus ini.

“Waktu saya masih Wakil Ketua, setiap minggu saya selalu menerima tumpukan aspirasi sengketa lahan, korbannya banyak petani. Saat ini petani kita penguasaan lahannya di bawah 0,2 persen, sementara pak Jokowi mengajak dan mengimbau masyarakat untuk mau jadi petani, petani muda tapi tanahnya di mana kalau banyak tanah dikuasai korporasi,” kata Fadli saat mengunjungi rumah Rocky Gerung, Sabtu, 18 September 2021.

Politikus Gerindra itu menyampaikan, saat pertemuan di Rumah Rocky, hadir juga perwakilan RT, RW, tokoh masyarakat, dan juga warga yang mengaku sudah tinggal lama di Bojong Koneng.

Ia bahkan mengungkapkan, terdapat warga yang sudah tinggal di Desa Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu sejak tahun 1935 atau 10 tahun sebelum Indonesia Merdeka.

“Ada juga yang tinggal di sini sejak 1935 sepuluh tahun sebelum Indonesia Merdeka,” kata Fadli.

Rata-rata keluhan mereka sama yakni menginginkan sertifikat atas tanah yang sudah mereka tempati.

“Jumlahnya ada banyak, ribuan kali. Saya juga minta kepada mereka untuk mengumpulkan bukti-bukti, karena mereka juga membayar PBB,” pungkas Fadli. (RMOL)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...