PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Tegas, Jenderal Calon Kuat Panglima TNI Bicara Nyali Seorang Komandan

          Tegas, Jenderal Calon Kuat Panglima TNI Bicara Nyali Seorang Komandan
BENTENGSUMBAR.COM – Sudah seharusnya seorang pemimpin harus selalu berdiri di depan anak-anak buahnya. 

Bukan hanya punya pemikiran dan kemampuan yang unggul, nyali atau keberanian seorang pemimpin juga selayaknya lebih besar dari para anak buahnya.

Tak perlu diragukan lagi soal bagaimana sosok Laksamana TNI Yudo Margono, dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL).

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari situs resmi TNI Angkatan Laut, Yudo memberi pernyataan tegas di depan 50 Perwira Menengah (Pamen) TNI Angkatan Laut berpangkat Kolonel, soal keberanian seorang pemimpin.

Menurut Yudo, seorang komandan harus punya keberanian dalam hal mengambil risiko dalam mengambil keputusan. 

Sebagai seorang pemimpin, komandan juga harus berdiri paling depan dalam hal membuat inovasi dan bukan menjadi pengikut.

Hal itu lah yang disampaikan mantan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, kepada para Pamen TNI Angkatan Laut yang baru saja menyelesaikan Pendidikan Reguler (Dikreg) XLVIII Sekolah Staf dan Komandi (Sesko) TNI.

"Para perwira nantinya akan menempati jabatan pemantapan misalkan sebagai Danlantamal atau Danlanal. Ketika menghadapi situasi emergency/darurat seperti kejadian gempa atau banjir, maka pejabat TNI AL harus maju dan mengkomunikasikan dengan instansi terkait," ujar Yudo.

"Harus berani tampil paling depan, bukan menjadi pengikut," tegas orang nomor satu di TNI Angkatan Laut itu.

Tak hanya berbicara keberanian seorang pemimpin, KSAL juga mengingatkan para Pamen TNI Angkatan Laut agar senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Dalam pandangannya, para Pamen TNI Angkatan Laut bisa mengikuti pendidikan di Sesko TNI adalah sebuah rahmat yang diberikan Tuhan. Oleh sebab itu, sudah seharusnya para Pamen TNI bisa menjadi pemimpin yang baik.

"Tuhan sudah memberikan rahmat kepada kalian melalui dinas TNI AL untuk menyelesiakan Pendidikan Sesko TNI. Ini adalah panggung untuk kalian," lanjut KSAL.

Seperti yang diketahui, nama Laksamana TNI Yudo Margono digadang sebagai salah satu calon kuat untuk menduduki posisi Panglima TNI.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, jebolan Akademi Angkatan Laut 1988 ini sudah memenuhi syarat untuk menjadi orang nomor satu militer Indonesia. (Viva)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...