PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Pigai Keluhkan Diserang dengan Kalimat Rasis

          Pigai Keluhkan Diserang dengan Kalimat Rasis
BENTENGSUMBAR.COM – Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai, mengeluhkan soal dirinya yang banyak mendapat serangan kalimat berbau rasisme.

Melansir Sulselekspres, serangan ini usai Pigai melontarkan kalimat di media sosial yang juga banyak dinilai rasis terhadap Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam cuitannya Pigai dianggap rasis terhadap suku Jawa setelah meminta untuk tidak percaya terhadap orang Jawa Tengah.

“Jgn percaya org Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mrk merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak2 harga diri bangsa Papua dgn kata2 rendahan Rasis, monyet & sampah. Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Sy Penentang Ketidakadilan).” demikian cuitan Pigai.

Cuitan ini kemudian memantik reaksi banyak pihak. Pigai dianggap telah rasis terhadap suku lain.

Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid menilai kalau Pigai berupaya memecah belah bangsa. Terlebih karena pernyataan sinis Pigai terhadap suku Jawa bukan yang pertama kalinya.

“Ini bkn twit kali pertama pigai yg berupaya memecahbelah bangsa ini, sebelumnya dia pernah resmi dilaporkan krn hina suku jawa & padang. Pdhl Program Presisi Kapolri soal Restorasi Justice ITE tdk berlaku unt perkara yg berpotensi memecah belah, SARA, radikalisme & separatisme,” kata Muannas.

Pigai sendiri kemudian memberikan bantahan kalau dirinya telah menyampaikan kalimat rasis. Apa yang dia sampaikan disebut tidak terkait suku tapi nama orang secara personal.
Sebaliknya, Pigai justru mengaku mendapat banyak perlakukan rasis.

“Bagian mana yg pecah bela. Sy sebut nama orang, itu tidak terkait suku. Lihat sj antara Frasa “Jawa Tengah & Jokowi tidak ada tanda koma. Artinya Sy sebut oknum sbg presiden bkn suku. Anda salah tafsirkan. Jika anda Haters, Sy makhlumi sj. Justru komen kalian isinya Rasis semua,” pungkas Pigai. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...