PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Christ Wamea Heran: Buzzer Maunya Muhammadiyah, PKS Hingga MUI Dibubarkan

          Christ Wamea Heran: Buzzer Maunya Muhammadiyah, PKS Hingga MUI Dibubarkan
Christ Wamea Heran: Buzzer Maunya Muhammadiyah, PKS Hingga MUI Dibubarkan
BENTENGSUMBAR.COM - Politikus Papua, Christ Wamea mengaku heran dengan sebagian kelompok yang saat ini menggaungkan agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) dibubarkan.

Desakan MUI dibubarkan ramai di media sosial dengan tagar #bubarkanMUI. Hal itu menyusul ketika salah satu anggota MUI ditangkap terkait tuduhan terorisme.

Christ Wamea mengatakan aneh, kelompok yang desak MUI dibubarkan juga menginginkan Muhammadiyah dan PKS dibubarkan.

“Aneh kelompok rezim ini, maunya MUI dibubarkan. Maunya Muhammadiyah dibubarkan. Maunya PKS dibubarkan. Semua ormas islam yang baik mau dibubarkan” ujar Christ Wamea di Twitter-nya, Rabu, 17 November 2021.

Menurutnya, yang layak dibubarkan adalah PDI-Perjuangan. “Coba sekali-kali buzzeRp rezim ini minta PDIP dibubarkan biar bisa Indonesia aman dan damai” cetusnya.

Adapun tagar #bubarkanMUI trending di Twitter sejak Rabu pagi. Netizen ramai-rami mendesak agar MUI dibubarkan karena dianggap mendukung teroris.

“RUPANYA INI ALASAN MUI BEGITU APRIORI TERHADAP DENSUS 88 ?!
Densus 88 tangkap Anggota Fatwa MUI Ahmad Zain An-Najah , atas dugaan Terorisme. #bubarkanMUI” tulis akun Putri Cebong.

“Kalau jadi sarang teroris, ya selayaknya #bubarkanMUI” tulis akun Partburunggalak.

“Anggota MUI yang ditangkap Densus 88 diduga Dewan Syuro Jemaah Islamiah. Terimakasih Densus 88 @DivHumas_Polri #bubarkanMUI” tulis akun lainnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) membenarkan anggotanya yang bernama Zain An-Najah ditangkap terkait terorisme. Zain An-Najah merupakan anggota Komisi Fatwa MUI.

Ketua MUI Pusat, Cholil Nafis mengatakan, yang bersangkutan telah dinonaktifkan dari keanggotaan MUI pascaditangkap Densus 88.

“Ia yang ditangkap dinonaktifkan dari anggota Komisi Fatwa MUI,” kata Cholil dikutip Rabu (17/11/2021).

Cholil mengatakan, MUI sendiri mendukung Polri memberantas teroris. MUI juga telah mengeluarkan fatwa terkait terorisme.

“Kami mendukung penegakan hukum dan pemberantasan terorisme di Indonesia. Tegakan hukum dangan tegas dan seadil-adilnya. MUI juga telah mengeluarkan fatwa anti terorisme dan membentuk Badan anti terorisme untuk menanggulanginya” ucapnya. (FIN)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...