PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Menelisik Peluang Puan Maharani dan Erick Thohir Jadi Capres 2024

          Menelisik Peluang Puan Maharani dan Erick Thohir Jadi Capres 2024
Menelisik Peluang Puan Maharani dan Erick Thohir Jadi Capres 2024
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri BUMN Erick Thohir digadang - gadang masuk berpeluang masuk bursa calon presiden (capres) 2024. 

Adapun nama Erick kerap muncul dalam berbagai survei tentang Capres 2024. Salah satunya ialah Survei Indikator Politik yang digelar 30 Juli-4 Agustus 2021.

Dalam survei itu, nama Erick mengungguli Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPR Puan Maharani.

Erick Thohir berada pada urutan ke sepuluh dengan elektabilitas 1,6 persen di atas Airlangga Hartarto yang ada di urutan ke-12 dengan elektabilitas 1,1 persen dan Puan Maharani di urutan ke-14 dengan 0,4 persen.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa menilai, peluang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk diusung sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 cukup terbuka. Menurutnya, Erick punya keunggulan karena merupakan tokoh non partai politik (parpol).

Herry mengamati, kepercayaan publik terhadap tokoh parpol kian terkikis. Apalagi dengan sederet kasus korupsi yang didalangi oleh tokoh parpol. Menurutnya, Erick bisa menangkap peluang dari hal ini. 

"Faktor trust-nya masyarakat sepertinya berkurang ke tokoh parpol, kalau non parpol pasti dianggap profesional dan tidak langsung dapat diintervensi secara politik," kata Herry.

Herry memandang tantangan Erick ialah memperbaiki kinerja BUMN yang dipimpinnya. Bila BUMN di Tanah Air menunjukkan kinerja positif maka Erick bisa memperoleh citra positif dan kepercayaan publik. 

"Terkait kans Erick Thorir saya kira cukup berpeluang jika dia mampu membenahi BUMN yang saat ini sedang carut marut," ujar Herry.

Herry mengingatkan Erick agar menunjukkan kinerja yang mumpuni bila ingin mendapat suara rakyat. "Kritikan publik harus dijawab dengan prestasi bila Erick punya ambisi," lanjut Herry.

Selain itu, Herry menilai, Erick merupakan tokoh yang luwes. Erick dianggap bisa masuk ke berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok Islam. "Erick dikenal dekat dengan golongan Islam bisa jadi modalnya juga," ucap Herry.

Herry menyimpulkan saat ini realitasnya tokoh non parpol justru unik dan menarik untuk didukung di Pilpres 2024. Ia merekomendasikan agar Erick menjaga hubungan baik dengan parpol agar bisa diusung di Pilpres nanti.

"Namun semuanya kan harus mengacu pada syarat untuk dapat diusung ke pilpres yakni parpol atau gabungan parpol. Artinya, Erick juga harus merawat komunikasinya ke semua entitas politik," tutur Herry.

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) mengungkapkan terus memantau sejumlah tokoh eksternal untuk diusung sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024. Salah satu nama yang disebut oleh PAN ialah Menteri BUMN Erick Thohir.

Tak hanya Erick Thohir, tokoh politik yang masuk bursa capres 2024 adalah Ketua DPR RI Puan Maharani. 

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin memprediksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan tetap mengusung Puan Maharani untuk maju sebagai kandidat calon presiden 2024 dibanding kader lain di internal.

Karena itu, PDIP hingga kini terus berupaya menaikkan elektabilitas  putri suling Megawati Soekarnoputri itu sampai benar-benar siap berkompetisi di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Ujang meyakini rencana PDIP yang tetap mendorong Puan untuk maju menjadi calon presiden (capres) dibandingkan mempertimbangkan kader lain di internal karena ada beberapa faktor.

Pertama, Puan sebagai putri mahkota dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Kedua, Puan sebagai tokoh sentral PDIP sehingga sangat layak diajukan sebagai salah satu kandidat calon presiden 2024.

“Kalau menang dalam pilpres mendatang, semuanya senang dan bangga. Kalaupun kalah dan babak belur, minimal sudah mencoba dan berjuang,” terangnya. 

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini menambahkan, PDI Perjuangan akan menempuh berbagai macam cara untuk bisa mengerek elektabilitas Puan Maharani. 

Usaha itu termasuk mensosialisasikan Puan lewat baliho Kepak Sayap Kebhinekaan beberapa waktu lalu, blusukan, bagi-bagi sembako ke masyarakat, sampai beberapa bulan terakhir selalu mengikuti kunjungan kerja Jokowi ke sejumlah daerah.

Terbaru, Puan kerap melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah daerah. Mulai dari Yogyakarta dan Banyuwangi. 

Puan juga kerap berdiskusi dengan petani sampai nelayan untuk menyerap aspirasi mereka agar bisa dibantu untuk tetap berkembang. 
 
Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...