Advertorial

Daerah

Wakil Ketua MUI Anwar Abbas Minta KSAD Tak Banyak Bicara Soal Agama Tapi Fokus Tangani KKB Papua

          Wakil Ketua MUI Anwar Abbas Minta KSAD Tak Banyak Bicara Soal Agama Tapi Fokus Tangani KKB Papua
Wakil Ketua MUI Anwar Abbas Minta KSAD Tak Banyak Bicara Soal Agama Tapi Fokus Tangani KKB Papua
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk tidak bicara mengenai masalah agama.

"Saya senang KSAD bicara tentang masalah agama tapi kalau bisa beliau jangan sampai berbuat salah dalam menafsirkan dan memahami serta menjelaskan ajaran agama islam," kata Anwar Abbas, dilansir dari Era.id pada Kamis, 2 Desember 2021.

Anwar Abbas menyarankan hal tersebut untuk mengindari adanya kontroversi atau kesalahpahaman serta kegaduhan di kalangan umat.

Sebab, dia menilai belakangan KSAD sering muncul di media untuk berbicara mengenai agama. 

Hal itu pun menjadi pertanyaan bagi dirinya, apalagi saat ini banyak terjadi insiden kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan separatisme di Papua

"Semestinya beliau sebagai KSAD lebih banyak bicara tentang hal tersebut terutama bagaimana caranya supaya kita bisa menumpas gerakan separatis tersebut sehingga keutuhan dan persatuan serta kesatuan kita sebagai bangsa dari sabang sampai dengan Merauke dapat kita pertahankan dan tingkatkan," Jelas Anwar Abbas.

"Ini penting untuk menjadi perhatian beliau karena menurut saya mumpung apinya masih kecil maka tentara terutama KSAD harus bisa melakukan gerak cepat untuk memadamkannya.

Sebab kalau apinya sudah besar dan membesar maka tidak mustahil papua juga akan bisa bernasib sama dengan Timor Timur dan hal itu tentu jelas sangat tidak kita inginkan," pungkas dia.

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman belakangan menjadi perhatian saat menjadi bintang tamu dalam sebuah podcast milik Deddy Corbuzier.

Dalam perbincangan itu, Jenderal Dudung blak-blakan soal baliho FPI, Rizieq Shihab hingga terkait sikap ulama yang seringkali berbicara kasar. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »