PILIHAN REDAKSI

Berawal dari Informasi Warga, Polda Sumbar Ungkap Praktek Prostitusi Berkedok Salon dan SPA di Padang Barat

BENTENGSUMBAR.COM - Direskrimum Polda Sumbar kembali berhasil mengungkap praktek esek-esek yang berkedok Salon dan Spa yang ber...

Advertorial

Natalius Pigai Bikin Ulah Lagi? Sebut Pemerintah Abaikan Umat Islam dan Ham karena Vaksin Tidak Halal

          Natalius Pigai Bikin Ulah Lagi? Sebut Pemerintah Abaikan Umat Islam dan Ham karena Vaksin Tidak Halal
Natalius Pigai Bikin Ulah Lagi? Sebut Pemerintah Abaikan Umat Islam dan Ham karena Vaksin Tidak Halal
BENTENGSUMBAR.COM – Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai menuntut pemerintah khususnya Kemenkes untuk mengabulkan permohonan rakyat terkait masalah vaksin halal. 

Pigai menyebutkan bahwa penyediaan kebutuhan kesehatan bagi masyarakat merupakan amanat Konstitusi Hak Asasi Manusia serta amanat UUD 1945.

“Sesuai dengan amanat konstitusi Hak Asasi Manusia (HAM) pada pembukaan Deklarasi Universal HAM dan amanat Konstitusi UUD 1945 pasal 28 maka negara memiliki kewajiban memenuhi kebutuhan warga negara termasuk menyediakan vaksin halal sebagai pemenuhan kebutuhan kesehatan bagi umat Islam” ungkap Pigai.

Selain itu, Natalius Pigai mengatakan berdasarkan Konfrensi Kairo tahun 1991, PBB telah mengesahkan Hak Asasi Manusia (HAM) Partikular tentang HAM berbasis pada Islam.

Natalius Pigai Bicarakan Kebutuhan Umat Islam Untuk Dapatkan Vaksin Halal

Salah satu pasalnya berbicara tentang menghormati kebutuhan Umat Islam.

“PBB mengesahkan HAM Particular berdasarkan konsensi deklarasi Kairo tahun 1991 tentang hak asasi manusia berbasis pada Islam hukum-hukum kitab suci."

"Salah satu yang diadobsi itu adalah bagaimana HAM menghormati kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan umat Islam dan itu sudah diadobsi,” ujar Pigai.

Oleh karena itu, Menurut Natalius Pigai kalau pemerintah tidak memenuhi kebutuhan Umat Islam tentang vaksin halal maka pemerintah telah mengabaikan HAM. 

“Kalau Negara tidak menyediakan vaksin halal, sudah pasti negara mengabaikan Hak Asasi Manusia dan warga negara khususnya umat Islam,” pungkasnya. (Djawanews)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »