PILIHAN REDAKSI

Tak Kunjung Ada Sekda Defenitif, Gubernur Tunjuk Kepala Biro Organisasi Sebagai Pj Sekda Padang, Begini Kata Arfian

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menunjuk Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Fi...

Advertorial

Pengamat: Cuitan Ferdinand Hutahaean Tak Menistakan Agama

          Pengamat: Cuitan Ferdinand Hutahaean Tak Menistakan Agama
Pengamat: Cuitan Ferdinand Hutahaean Tak Menistakan Agama
BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat politik Nyarwi Ahmad memberi tanggapan terkait cuitan Ferdinand Hutahaean yang viral di media sosial.

Seperti diketahui, sebelumnya Ferdinand menyinggung Allah yang dibela oleh segelintir kelompok.

Dirinya juga mengasihani dan mengatakan bahwa Allah lemah karena terus dibela.

Menurut Nyarwi, pernyataan mantan politikus Demokrat itu tidak mengarah kepada penistaan agama.

"Saya kira tidak ada yang salah dengan perdebatan soal Tuhan. Itu bagian dari kebebasan untuk mengekspresikan pemikiran," ujarnya kelada GenPI.co, Kamis (6/1).

Tidak hanya itu, Nyarwi juga menilai hal tersebut merupakan keyakinan dan kebebasan berpendapat yang sudah dijamin dalam UUD dan Konstitusi.

"Jika dilihat dari isi pernyataan Ferdinand, saya kira tidak ada elemen-elemen yang mengarah ke penistaan pada suatu agama manapun," ucapnya.

Dirinya juga mengimbau semua pihak untuk mengacu pada konstitusi. Pasalnya, menurut dia, berdebat di media sosial adalah hal yang biasa.

"Kalau kita menganut sistem demokrasi dengan benar, berdebat di ruang publik itu hal yang biasa dan wajar," tuturnya.

Di sisi lain, Politikus PKS Mardani Ali Sera mengatakan bahwa semua pihak tidak boleh emosional.

Dirinya juga mengimbau umat Islam agar menanggapi pernyataan Ferdinand Hutahaean dengan sikap dewasa.

Selain itu, Mardani juga mempersilakan segala pihak maupun kelompok yang merasa terganggu dengan pernyataan Ferdinand untuk melakukan pelaporan agar bisa diproses secara hukum.

“Pastikan prosesnya berjalan adil dan transparan. Ketiga, semua pihak hendaknya menjaga harmoni hubungan antar elemen masyarakat,” tandasnya. (GenPI)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »