PILIHAN REDAKSI

Tak Kunjung Ada Sekda Defenitif, Gubernur Tunjuk Kepala Biro Organisasi Sebagai Pj Sekda Padang, Begini Kata Arfian

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menunjuk Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Fi...

Advertorial

Tanggapi Skandal Bisnis PCR, Jubir Luhut Ungkit Kasus di Kemenhan, Iwan Sumule: Ini Mah Pengalihan Isu

          Tanggapi Skandal Bisnis PCR, Jubir Luhut Ungkit Kasus di Kemenhan, Iwan Sumule: Ini Mah Pengalihan Isu
Tanggapi Skandal Bisnis PCR, Jubir Luhut Ungkit Kasus di Kemenhan, Iwan Sumule: Ini Mah Pengalihan Isu
BENTENGSUMBAR.COM - Juru bicara Luhut Binsar Pandjaitann, Jodi Mahardi angkat suara terkait laporan Ketua Majelis Jaringan ProDEM Iwan Sumule terkait keterlibatan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam skandal bisnis PCR.

Bukannya mengancam melaporkan balik Iwan Sumule, Jodi Mahardi justru menyeret dugaan pelanggaran di Kementerian Pertahanan.

Diketahui, Iwan Sumule merupakan pengurus DPP Partai Gerindra. Di mana saat ini, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

“Itu pengurus Gerindra seperti Iwan Sumule dan Ferry Juliantono daripada ngurusin PT GSI sibuk bawa-bawa laporan ke Polda dan konferensi pers menuduh Pak Luhut dan Pak ET mencari untung, padahal sudah jelas sebuah niat bantuan dan kewirausahaan sosial,” ujar Jodi, dalam keterangannya, Jumat (14/1/2022).

“Lebih baik mereka ikut ngawasin rencana Pemenuhan ‘Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia 2020-2024 yang katanya mencapai US$ 124,995 miliar atau setara Rp 1.760 triliun. Kita harus yakin betul bahwa ini digunakan sesuai visi misi negara, digunakan sesuai apa sih kepentingan nasional yang ingin dicapai oleh Indonesia. Supaya transparan,” imbuhnya.

Jodi juga mengungkit kasus eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di kasus lobster. Dia menyebut dua pengurus Gerindra itu menghilang.

“Mereka juga kemana pas kasus lobster mantan Menteri dari Gerindra? Mereka menghilang semua,” ucapnya.

Iwan Sumule lantas merespons pernyatan Jodi itu. Menurutnya, pembelaan yang dilakukan oleh anak buah Luhut itu bukanlah sebuah serangan balik.

“INI mah bukan serang balik, melainkan ingin mengalihkan Kasus Skandal Bisnis PCR, dugaan KKN Luhut Pandjaitan dan @erickthohir. Kalau serang balik itu laporkan balik para pelapor KKN Luhut dan Erick, bukannya suruh awasi anggaran Kemenhan. Iya gak sih?,” balasnya. (Fajar.co.id)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »