PILIHAN REDAKSI

Mendagri Singapura: Ada Ancaman Serangan Serupa 9/11 dari Indonesia

BENTENGSUMBAR.COM - Singapura menerima ancaman mengenai potensi serangan yang sama dengan peristiwa 9/11. Ancaman tersebut bera...

Advertorial

Kasus Penusukan Pelajar hingga Tewas di KBB Dipicu Rasa Sakit Hati

          Kasus Penusukan Pelajar hingga Tewas di KBB Dipicu Rasa Sakit Hati

Kasus Penusukan Pelajar hingga Tewas di KBB Dipicu Rasa Sakit Hati
BENTENGSUMBAR.COM - Penusukan seorang pelajar hingga tewas di Kampung Saar, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ditengari karena pelaku merasa sakit hati dan dendam kepada korban. 


Hal itu terungkap saat dilakukan gelar perkara di Mapolres Cimahi terhadap kasus penusukan yang terjadi pada Sabtu (12/2/2022) sekitar 21.30 WIB tersebut, dengan menghadirkan pelaku yang bernama Gilang. 


"Korban dengan pelaku ini berteman, sebelum kejadian mereka sempat bercanda di lokasi. Tapi karena tersinggung, pelaku dendam lalu menusuk korban," kata Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan kepada wartawan, Kamis (17/2/2022). 


Imron menuturkan, pada saat kejadian korban dan pelaku sebenarnya sempat ngobrol dan bercanda di lokasi. 


Namun tiba-tiba ada perkataan yang menyingung pelaku sehingga terjadi keributan dan sempat dilerai oleh rekan-rekannya yang lain. 


Namun, ternyata pelaku masih menyimpan dendam kepada korban. 


Sehingga saat akan bubar dari tempat tersebut, pelaku yang membawa pisau langsung menusuk korban di punggung satu kali. Sehingga akhirnya korban meninggal saat dirawat di rumah sakit. 


"Pelaku sempat kabur usai kejadian dan berhasil ditangkap pada hari Senin (14/2) tanpa perlawanan. Tersangka akan dikenakan Pasal 351 KUHP ayat 3 dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun," sebut Imron yang didampingi Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila. 


Sementara tersangka Gilang mengaku tersinggung dengan ucapan korban. 


Saat itu dirinya sempat nelpon pacarnya yang sedang ada di rumah, dan di sela-sela telpon itu ada perkataan yang membuat dirinya tersinggung. 


"Saya tersinggung oleh perkataannya, padahal tadinya mau kemping, udah bawa tas, makanya bawa pisau," kata pria yang sempat bergabung geng motor ini. 


Seperti diketahui pelajar kelas 2 SMA asal Kampung Saar Mutiara, RT 03/06, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, KBB, ditusuk oleh dua orang pelaku sekitar pukul 21.30 WIB, Sabtu (12/2/2022). 


Korban yang bernama Rudi Algifari atau Bobi (17) mengalami luka tusuk di bagian punggung belakang. Sempat dibawa ke rumah sakit oleh pihak keluarga, namun nyawanya tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (13/2/2022) pagi.


Sumber: SINDOnews

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »