PILIHAN REDAKSI

Aneh! Lin Che Wei Bukan Pejabat Kemendag tapi Jadi ‘Penentu’ Rekomendasi Ekspor CPO

BENTENGSUMBAR.COM - Peran Lin Che Wei dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO (Crude Palm Oil) lagi-lagi bikin publik tercengang....

Advertorial

Politisi PKS Bela Gubernur Mahyeldi soal Hadir di Ritual Kendi IKN, Ketum MUI Sumbar: Bagi Saya, Ini Masalah Aqidah...

          Politisi PKS Bela Gubernur Mahyeldi soal Hadir di Ritual Kendi IKN, Ketum MUI Sumbar: Bagi Saya, Ini Masalah Aqidah...
Kolase: Gubernur Mahyeldi Hadir di Ritual Kendi IKN Memenuhi Undangan Presiden Jokowi (kiri) dan Ketum MUI Sumbat Buya Gusrizal (kanan)
BENTENGSUMBAR.COM - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Budiman Datuk Malano Garang pasang badan membela Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi yang hadir  memenuhi undangan Presiden Jokowi pada ritual kendi yang dilakukan di titik nol Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Senin (14/3).

Melalui akun facebooknya, Budiman diduga menyentil ulama yang mempersoalkan kehadiran Buya Mahyeldi pada acara ritual kendi di IKN tersebut.

"Kita Rindu ULAMA yang bijaksana berbicara di Media dan di depan umatnya," tulis Budiman di postingan facebooknya.

Pada kolom komemtar postingannya, Budiman Datuk Malano Garang mengutip penjelasan Buya Gubernur Mahyeldi soal kehadirannya pada ritual kendi di IKN tersebut.

"Buya gubernur baru saja menjelaskan di dprd ttg acara dg Presiden di IKN tidak benar seperti berita2 di medsos yg sudah dipoles2 ust. Jangan sp kita termakan kaji sendiri ust. Umat disuruh tabayun ttp ulamanya percaya berita HOAX ust," jelas anggota DPRD Sumbar tersebut.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat Buya DR. H. Gusrizal Gazahar, Lc, M. Ag., Datuk Palimo Basa, merespon postingan Budiman Datuk Malano Garang tersebut.

Buya Gusrizal kemudian memposting tangkapan layar (screenshot) postingan Budiman Datuk Malano Garang tersebut di akun facebooknya, Rabu, 16 Maret 2022.

"Wahai anggota dewan yang terhormat, coba suruh gubernur saudara melihat WAnya dan tanya ke Kadis Infokom !
Apa lagi yang saudara maksud tabayyun itu ?" ungkap Buya Gusrizal.

Bahkan, Buya Gusrizal menegaskan, jika Budiman Datuk Malano Garang mau berhujjah dengan MUI Sumbar, maka dirinya siap menunggu di kantor MUI Sumbar atau di Suraunya.

"Kalau saudara mau berhujjah dengan MUI Sumbar, saya tunggu saudara di Kantor MUI Sumbar atau di Surau saya," tulis Buya Gusrizal.

Bahkan Buya Gusrizal dengan lantang menegaskan, kalau Budiman tetap membawa persoalan tersebut ke ranah politik, dirinya siap buka-bukaan terkait perlakuan kepada MUI Sumbar.

"Kalau saudara tetap membawa ini ke ranah politik, akan saya hadapi dan akan saya bongkar seluruh perlakuan selama ini kepada MUI Sumbar," katanya.

"Bagi saya, ini masalah aqidah dan saya tak akan mundur setapak pun.
Itu sikap saya !!!," pungkasnya. (by)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »