PILIHAN REDAKSI

Evaluasi Standar Pelayanan, Bupati Harapkan Disdukcapil Pertahankan Prediket Sebagai Role Model Pelayanan Publik

BENTENGSUMBAR.COM - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padang Pariaman kembali melakukan evaluasi ...

Advertorial

Sakit Hati Diputus Cinta, Polisi yang Telah Beristri Bakar Kekasihnya

          Sakit Hati Diputus Cinta, Polisi yang Telah Beristri Bakar Kekasihnya
Sakit Hati Diputus Cinta, Polisi yang Telah Beristri Bakar Kekasihnya
BENTENGSUMBAR.COM - Oknum anggota Polres Lahat Sumatera Selatan membakar kekasihnya. Polisi berinisial AND itu membakar Ningsih, karena cintanya diputus. 

Kasus pembakaran itu terjadi pada Kamis (10/3/2022), pukul 22.30 WIB di Jalan Ade Irma Suryani, Gang Kolam Rt 05/08 Rumah Tumbuh, Kelurahan Muara Enim. 

Korban diketahui beranama Diana Ningsih (25), warga Rukun Damai RT 03 RW 03 Kelurahan Tungkal, Kecamatan Muara Enim, Sumatera Selatan.

Dilansir dari Herald.id pada Sabtu, 12 Maret 2022, awalnya Ningsih dan AND menjalin hubungan asrama selama 1,5 tahun. 

Awalnya, Diana tak tahu kalau AND sudah berkeluarga. 

Setelah tahu AND punya istri yang sedang hamil tua dan punya dua anak, Ningsih pun memutuskan hubungan tersebut. 

Setelah dua minggu, rupanya AND tak terima. Dia terus berusaha menghubungi korban. 

Agar tak terlacak, Diana pun tinggal di kontrakan temannya, Dea (27), di Jalan Ade Irma Suryani.

Rupanya, keberadaannya diketahui oleh AND. Dia langsung mendatangi rumah tersebut. 

AND langsung mendobrak pintudan langsung marah-marah dan mencaki maki korban, sambil menyiram dua botol bensin ke tubuh Ningsih. 

AND yang sudah kalap, kembali menyiram tubuh korban dengan bensin dan menyalakan korek api gas. Akibatnya percikan tersebut, langung menyambar tubuh korban.

Lantaran kasihan, pelaku langung menarik tubuh Diana dan langsung memeluknya, agar api tersebut padam. Dia juga yang membawa Diana ke klinik bidan.

Setelah menyelamatkan korban dan mendapatkan penanganan sementara, pelaku langsung pergi. 

Ketua RT 05 Ruslan, menjelaskan bahwa api telah dipadamkan oleh warga yang dekat lokasi kejadian dan tidak ada korban jiwa. 

“Saya tau setelah kejadian, jam 00.00 WIB pihak kepolisian datang untuk melakukan olah TKP dan dipasang police line,” ujarnya. 

Yuniha (50) ibu korban hanya berharap agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

“Tangkap pelaku yang bakar anak aku, hukum selama-lamanya, tolongan nian pak,” rapatnya. 

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma ketika dikonfirmasi melalui pesan via whatsapp enggan berkomentar banyak.

“Masih lidik,” katanya singkat. 

Pantauan di RSUD dr HM Rabian Muara Enim, pelaku menjalani perawatan di ruang zal bedah Ruang Enim 1, karena mengalami luka bakar di wajah dan kedua tangannya. 

Sedangkan korban, mendapat perawatan intensif di ruang ICU dengan kondisi luka bakar 80 persen.

Kasus tersebut telah ditindak lanjuti Satrskrim Polres Muara Enim, setelah pihak keluarga korban melapor ke SPK Polres Muara Enim. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »