PILIHAN REDAKSI

Mujahid 212: Miyabi Pemicu Intoleran di Jakarta, Anies Baswedan dalam Bahaya

BENTENGSUMBAR.COM - Kedatangan Maria Ozawa alias Miyabi ke Jakarta, terancam batal. Mantan aktris film dewasa ini berencana men...

Advertorial

Ferry Juliantono Khawatir Poeple Power Bisa Terjadi Jika Pemerintah Tak Dengar Suara Rakyat

          Ferry Juliantono Khawatir Poeple Power Bisa Terjadi Jika Pemerintah Tak Dengar Suara Rakyat
Ferry Juliantono Khawatir Poeple Power Bisa Terjadi Jika Pemerintah Tak Dengar Suara Rakyat
BENTENGSUMBAR.COM - Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI) kembali menggelar pertemuan para aktifis pro demokrasi sekaligus berbuka puasa bersama membahas situasi global di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (27/4).

Dalam pertamuan ini hadir antara lain para tokoh-tokoh aktivis nasional. Antara lain Rocky Gerung, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Ferry Juliantono, Faisal Basri, Bursah Zarnubi, Teguh Santosa, Roy Suryo, Usmad Hamid, Zaim Saidi, Herdi Sahrasad, Antonhy Budiawan, Ariady Ahmad, Yusuf Blegur, Chandra Tirtawijaya, dan lainnya.

Salah satu inisiator dan tuan rumah acara Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI), Ferry Juliantono mengatakan, sebenarnya oligarki yang lebih berkuasa dibandingkan pemerintahan.

Setidaknya, hal itu teridentifikasi ketika banyaknya demonstrasi oleh mahasiswa, buruh, dan pekerja. Mereka meneriakan isu yang sama berkaitan dengan oligarki yang masuk ke dalam kekuasaan yaitu munculnya Undang-undang Omnibus Law.

“Jadi bukan hanya mahasiswa yang punya paradigma baru. Gerakan buruh dan pekerja itu juga sekarang punya paradigma yang baru. mereka bukan sekadar unionis yang menyangkut dengan isu normatif. Tapi mereka sudah mulai kumpul dan rapat bareng dengan mahasiswa masuk ke isu-isu nasional yang selama ini yang menjadi isu nya mahasiswa," ujar Ferry dalam diskusi itu.

Menurut Ferry, gerakan buruh dan pekerja itu nanti bisa memenuhi jalanan negeri ini setelah lebaran dan jumlahnya bisa mencapai jutaan.

Bahkan ia memprediksi jika pemerintah abai dalam mendengar suara rakyat maka people power bisa saja terjadi.

“Semua kesulitan dan impitan ekonomi saat ini bisa menyebabkan 'people power' terjadi bila penguasa tidak dengar suara rakyat, suara buruh, pekerja dan mahasiswa, civil society serta kalangan umat Islam," pungkas Ferry yang juga adalah Sekjen Syarikat Islam.

Sumber: RMOL
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »