PILIHAN REDAKSI

Serahkan SK CPNS dan PPPK Guru Formasi 2021, Gubernur Sumbar Gaungkan Semangat ASN BerAKHLAK

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Buya Mahyeldi, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipi...

Advertorial

Pasang Badan Soal Rencana Demo 11 April, Jenderal Andika: Jangan Sampai Merusak Fasilitas Umum! Pasukan Kami Sudah ….

          Pasang Badan Soal Rencana Demo 11 April, Jenderal Andika: Jangan Sampai Merusak Fasilitas Umum! Pasukan Kami Sudah ….
Pasang Badan Soal Rencana Demo 11 April, Jenderal Andika: Jangan Sampai Merusak Fasilitas Umum! Pasukan Kami Sudah ….
BENTENGSUMBAR.COM – Soal rencana demo mahasiswa 11 April, Jenderal Andika Perkasa ingatkan pendemo untuk tidak merusak fasilitas umum.

Selain fasilitas umum, Jenderal Andika Perkasa juga ingatkan untuk tidak merusak infrastruktur. Apabila pendemo merusak itu semua, menurut Jenderal Andika Perkasa maka yang rugi adalah masyarakat.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti mengadakan pertemuan membahas rencana aksi besar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia yang akan digelar 11 April 2022.

Diwartakan sebelumnya bahwa ada rencana aksi demo mahasiswa yang kabarnya akan digelar pada 11 April 2022 nanti, tepatnya di hari Senin.

Jenderal Andika mengatakan dukungan terhadap pernyataan Ketua DPD RI agar aparat keamanan tidak represif dalam menghadapi aksi mahasiswa.

“Memang pasukan kami sudah di-BKO ke Polda dan Polres untuk antisipasi aksi. Kami tegaskan bahwa TNI dan seluruh jajaran tetap disiplin, sesuai tugas pokok dan fungsi serta kewenangannya,” kata Andika perkasa, dikutip dari warta ekonomi pada Minggu, 10 April 2022.

Mantan KASAD itu mengaatakan demonstrasi merupakan hak politik yakni hak berpendapat yang dijamin Konstitusi dan dilindungi UU.

“Namun jangan sampai merusak fasilitas umum dan infrastruktur yang ada, karena yang rugi kita semua. Suara rakyat pasti didengar oleh pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya, La Nyalla mengatakan bahwa aspirasi mahasiswa merupakan arus yang tidak bisa dibendung. Maka dari itu aparat keamanan harus memberikan pengamanan dan penertiban yang tidak represif. Atas pendapat ketua DPD RI itu, Jenderal Andika menyatakan setuju.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »