PILIHAN REDAKSI

Keberaniannya Melebihi Ibu Tien Suharto, Iriana Jokowi Ibu Negara Pertama yang Berkunjung ke Negara Perang

BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat militer dan intelijen Ridlwan Habib menganalisis keikutsertaan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Joko...

Advertorial

Bang Yos Sebut China Bakal Jajah Indonesia, Ade Armando Bereaksi: Tak Bisa Diabaikan...

          Bang Yos Sebut China Bakal Jajah Indonesia, Ade Armando Bereaksi: Tak Bisa Diabaikan...
Bang Yos Sebut China Bakal Jajah Indonesia, Ade Armando Bereaksi: Tak Bisa Diabaikan...
BENTENGSUMBAR.COM - Ade Armando menyoroti pernyataan Mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sutiyoso yang mendadak berbicara soal Tenaga Kerja Asing (TKA) China yang menjajah Indonesia.

Ia menyebut peringatan semacam ini sudah sering didengarnya dan Ade menyebut ancaan ini mengada-ada.

"Tapi ketika yang berbicara Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Mantan Kepala BIN, saya rasa ini tidak bisa diabaikan," ucapnyanya dikutip dari Channel Cokro TV, Selasa (24/5/2022).

Ade Armando lalu menjelaskan mengenai pernyataa Sutiyoso atau akrab disebut Bang Yos.

"Dia mengingatkan akan ada kemungkinan China yang masuk dan menguasai Indonesia karena banyaknya TKA yang datang ke tanah air," ucapnya.

Lalu Bang Yos menakut-nakuti masyarakat Indonesia dengan menyebut banyaknya TKA China akan jadi bibit penjajahan Indonesia.

"Bagi saya apa yang disampaikan Bang Yos adalah persoalan mendasar, sangat mendasar yaitu soal data. Dia menggunakan data keliru," ucap Ade.

Semisal data soal Singapura, lanjut Ade bahwa negara tetatangga itu sejak awalnya memang di dominasi oleh ras Cina.

"Singapura sejak awal ras penduduknya China dan Melayu selalu menjadi minoritas. Argumen Bang Yos soal Singapura sama sekali tidak bisa diterima."

Lalu Ade meluruskan soal banjir TKA Cina di Indonesia yang disebut Sutiyoso tak akan pulang ke negara asalnya dan menetap di Indonesia.

"Tidak akan mudah bagi para Imigran Cina di Indonesia untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia," tandasnya.

Sumber: Wartaekonomi
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »