PILIHAN REDAKSI

Desak Pembatalan Sponsor Minuman Keras untuk Formula E, Novel Bamukmin: Anies Pilihan Umat Islam dengan Semangat Bela Agama

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengaku kecewa dengan langkah panitia dan Pemprov ...

Advertorial

Syok Jokowi Tak Disambut Pejabat AS, Novel Bamukmin Auto Panas: Malu Punya Presiden Tak Layak!

          Syok Jokowi Tak Disambut Pejabat AS, Novel Bamukmin Auto Panas: Malu Punya Presiden Tak Layak!
Syok Jokowi Tak Disambut Pejabat AS, Novel Bamukmin Auto Panas: Malu Punya Presiden Tak Layak!
BENTENGSUMBAR.COM - Kabar soal kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak disambut oleh satu pun pejabat Amerika Serikat tengah ramai jadi perbincangan masyarakat Indonesia.

Tak terkecuali Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni atau PA 212 Novel Bamukmin yang juga syok melihat fenomena tersebut.

Novel mengatakan, fenomena Presiden Jokowi yang diabaikan oleh para pejabat saat kedatangannya ke Amerika Serikat sudah cukup membuktikan kalau Indonesia telah salah memilih pemimpin.

Pasalnya, menurut Novel, Jokowi memang sama sekali tidak memenuhi kelayakan sebagai presiden.

"Indonesia punya presiden yang jauh dari kepatutan dan kelayakan," ujar Novel Bamukmin dalam keterangannya, dikutip Jumat, 13 Mei 2022.

Novel pun berusaha menemukan penyebab yang membuat Jokowi tak disambut oleh pejabat negara adidaya itu.

Pikiran Novel lantas tertuju pada satu hal, yakni sosok Jokowi yang selama ini dibangun dengan pencitraan.

Padahal, kata Novel, seorang pemimpin negara seharusnya memiliki kharisma, bukan malan sibuk membangun eksistensi diri lewat berbagai pencitraan.

Momen pengabaian itu pun disebut Novel sebagai hal paling memalukan, khususnya bagi rakyat Indonesia di mata dunia.

"Benar-benar memalukan bagi rakyat Indonesia karena presidennya tidak mendapat tempat yang layak di kancah dunia," ujar dia.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Amerika Serikat tanpa disambut petinggi negara AS. Jokowi hanya disambut Duta Besar Indonesia untuk AS Rosan Roeslani.

Jubir Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan hal itu terjadi karena kedatangan Jokowi ke AS bukan kunjungan bilateral, melainkan untuk menghadiri ASEAN AS Summit.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »