PILIHAN REDAKSI

Buang Sabu Keselokan, AI Terpaksa Diamankan Satres Narkoba Polres Solok Kota

BENTENGSUMBAR.COM - Tim Satresnarkoba Polres Solok Kota mengamakan AI ( 25 ) sekira jam 22 50 Wib pada Senin tanggal 27 Juni 20...

Advertorial

Ustaz Abdul Somad Dideportasi dari Singapura, Ini Kata Polri

          Ustaz Abdul Somad Dideportasi dari Singapura, Ini Kata Polri
Ustaz Abdul Somad Dideportasi dari Singapura, Ini Kata Polri
BENTENGSUMBAR.COM - Ustaz Abdul Somad (UAS) dideportasi dari Singapura. Dia sempat ditahan selama tiga jam di kantor Imigrasi Singapura sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia.

Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, tidak tahu menahu tentang kabar deportasi UAS. 

Menurut dia, itu menjadi kewenangan Imigrasi. "Kalau yang deportasi itu kaitannya Imigrasi," kata Gatot saat dihubungi merdeka.com, Selasa (17/5).

Kendati demikian, dirinya tak menampik jika pihaknya telah memonitor peristiwa tersebut. Akan tetapi, permasalahan deportasi itu bukan menjadi ranah Polri.

"Kalau monitor, pasti kita monitor. Tapi itu domainnya bukan kita, kalau deportasi, Imigrasi," ujarnya.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad (UAS) dideportasi dari Singapura. Hal tersebut dia ceritakan dalam akun youtube 'Hai Guys Official' dengan judul Viral!! Singapura Deportasi UAS.

"Info saya dideportasi dari Singapura itu sahih, betul, bukan hoaks," ujar UAS sambil tersenyum dikutip Liputan6.com, Selasa (17/5).

UAS menceritakan, dirinya berangkat ke Singapura dalam rangka liburan. Dia berangkat menuju Singapura dari Batam pada Senin, 16 Mei 2022.

Dia berangkat ke Singapura bersama kawannya yang masing-masing mengajak keluarga. 

Dia mengaku tiba di Pelabuhan Tanah Merah Singapura sekitar pukul 01.30 WIB.

"Sampai di Pelabuhan Tanah Merah jam 1.30 waktu Indonesia, karena jam tidak saya ubah, saya cinta NKRI," kata dia.

Dia menyebut, hingga kini belum mengetahui alasan dirinya dideportasi dari Singapura. Dia meminta Kedutaan Besar Singapura di Indonesia untuk memberikan penjelasan terkait hal itu.

"Itulah yang mereka tak bisa menjelaskan, pegawai imigrasi tak bisa menjelaskan. Apakah karena teroris? Apakah karena ISIS? Apakah karena bawa narkoba, itu mesti dijelaskan," kata UAS.

Sumber: Merdeka.com
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »