Babe Aldo Ungkit Sikap Ridwan Kamil kepada FPI, Yunarto: Orang Lagi Berduka Masih Diginiin Juga Loh Sama Manusia Ini

BENTENGSUMBAR.COM – Pengamat politik, Yunarto Wijaya mengkritik Pendiri Majelis Penderitaan Rakyat, Ali Ridho Assegaf alias Babe Aldo yang mengungkit sikap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terhadap Front Pembela Islam (FPI).

Pasalnya, Babe Aldo mengungkit hal tersebut di tengah masa berduka Ridwan Kamil karena anaknya yang dinyatakan meninggal dan belum ditemukan di Swiss.

“Orang lagi berduka masih diginiin juga loh sama manusia ini,” kata Yunarto Wijaya melalui akun Twitter pribadinya, @yunartowijaya sebagaimana dikutip Terkini.id pada Sabtu, 4 Mei 2022.

Adapun dalam cuitan yang ditanggapi Yunarto Wijaya, Babe Aldo mengunggah tangkapan layar berita 2021 berjudul “Aktivitas FPI Dilarang, Ridwan Kamil: Indonesia Butuh Kedamaian”.

“Salam damai,” kata Babe Aldo, dikutip dari akun Twitter @MprAldo.

Dilansir Detik News, Ridwan Kamil ketika itu angkat bicara terkait keputusan pemerintah pusat atas pembubaran dan pelarangan aktivitas FPI.

“Saya kira sudah viral diberitakan ada pelarangan terkait kegiatan dan hal yang berhubungan FPI. Untuk ini di Indonesia harus mengikuti tata aturan hukum. Kalau hukum sudah menyatakan ini melanggar misalkan tentu ada sanksi. Sanksinya macam-macam,” kata Ridwan Kamis pada Kamis, 31 Desember 2020.

Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa keputusan tersebut sudah diteruskan kepada seluruh daerah yang ada di Jawa Barat untuk ditindaklanjuti.

“Jadi saya kira Pemprov Jabar sudah menyosialisasikan keputusan SKB (Surat Keputusan Bersama) ini kepada seluruh 27 daerah untuk menindaklanjuti dengan arahan yang sama dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Dengan dikeluarkannya SKB pelarangan FPI ini, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Jabar, baik yang terafiliasi dengan FPI ataupun yang tidak, untuk menaati keputusan tersebut.

Ridwan Kamil menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kedamaian dan ketaatan.

“Jadi kami imbau semua warga negara baik yang terafiliasi dengan FPI atau tidak untuk menaati surat SKB yang dikeluarkan pemerintah pusat. Indonesia butuh kedamaian, butuh ketaatan,” katanya.

Ridwan Kamil juga mengajak masyarakat dan pihak-pihak lainnya untuk berfokus pada penyelesaian pandemi Covid-19.

“Kurangi hal-hal yang mengganggu konsentrasi kita karena hukum adalah panglima tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” ujarnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »