Advertorial

Daerah

Helmi Sebut Pancasila Jadi Pancagila, Chusnul Chotimah: Kenapa Polri Diam, Kalian Tidak Cinta Negara?

          Helmi Sebut Pancasila Jadi Pancagila, Chusnul Chotimah: Kenapa Polri Diam, Kalian Tidak Cinta Negara?
Helmi Sebut Pancasila Jadi Pancagila, Chusnul Chotimah: Kenapa Polri Diam, Kalian Tidak Cinta Negara?
BENTENGSUMBAR.COM – Beberapa hari terakhir, pegiat media sosial Helmi Felis menuai sorotan publik lantaran menyebutkan teks pancasila menjadi pancagila.

Melihat hal tersebut, pegiat media sosial Chusnul Chotimah meminta pihak kepolisian tidak berdiam diri dan segara mengadili Helmi Felis.

Hal tersebut disampaikan Chusnul Chotimah melalui sebuah cuitan di akun media sosial twitter miliknya.

Chusnul bahkan mengatakan Helmi Felis bukan baru kali ini saja bikin onar, yang bersangkutan kata dia sebelum – sebelumnya juga kerap memprovokasi masyarakat dengan menyebar berita bohong namun aparat keamanan hanya diam saja.

“Memprovokasi dibiarkan.Akhirnya memprovokasi lagi dgn sebar video lama, tapi dibiarkan juga. Dan sekarang menghina Pancasila, lambang negara kita,” pungkasnya.

“Ini jelas tindak pidana ITE, tapi kenapa @DivHumas_Polri diam aja? Apa kalian tdk cinta negara ini? @ListyoSigitP,” kata Chusnul di akun twitternya @Chusnul_Chotimah. Sabtu, 9 Juli 2022.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pegiat media sosial Helmi Felis membuat sebuah cuitan kontroversial.

Cuitan di akun twitter pribadinya @Helmi_Felis itu diduga untuk memparodikan teks pancasila. 

Dalam cuitan itu Helmi Felis menuliskan sebuah teks yang narasinya mirip teks pancasila.

“Panca Gila Rezim Gemblung,” tulis Helmi.

Teks bikinan Helmi ini terdiri dari lima poin, poin pertama berbunyi ‘Kekuasan yang Maha Penting’ kalimat ini diduga untuk memplesetkan sila pertama pancasila, Ketuhanan yang Maha Esa.

Kemudian poin kedua berbunyi ‘ Bagi Hasil Yang Adil dan Beradab’ yang juga disinyalir untuk memparodikan sila ke dua pancasila.

Supaya lebih jelas ini lima poin panca gila, bikinan Helmi Felis:

Panca Gila Rezim Gemblung

1. Kekuasaan yang Maha Penting
2. Bagi Hasil yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Konglomerasi
4. Konglomerat yang Dipimpin oleh Oligarki, Kepentingan dalam Merampok SDA secara kolektif
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Konglomerat Indonesia.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »