Advertorial

Daerah

Besok, Irjen Ferdy Sambo Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J

          Besok, Irjen Ferdy Sambo Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J
Besok, Irjen Ferdy Sambo Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J
BENTENGSUMBAR.COM - Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo diagendakan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Kamis, 4 Agustus 2022. 

Dia akan diperiksa sebagai saksi terkait penembakan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

"Ya betul info dari Dirpidum (Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Parasetyo, dilansir dari Medcom.id, Rabu, 3 Agustus 2022.

Sambo akan diperiksa pada Kamis pagi, 4 Agustus 2022. Namun, Dedi belum memastikan waktu kehadiran jenderal bintang dua itu. 

Tim khusus (timsus) rencananya mengumumkan tersangka kasus penembakan itu malam ini. Polri tengah mempersiapkan konferensi pers. 

Sebelumnya, Polri telah memeriksa 13 saksi. Saksi-saksi itu antara lain tim laboratorium forensik, Inafis, dokter forensik, ahli kriminologi, dan saksi di tempat kejadian perkara (TKP). 

Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bhayangkara Dua (Bharada) Richard Eliezer Pudihang Lumiu (E) di rumah dinas Sambo, wilayah Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Juli 2022. 

Brigadir J tewas terkena tembakan Bharada E. Penembakan dilakukan karena Brigadir J keperpok melakukan pelecehan seksual dan pengancaman terhadap istri Kadiv Propam Polri nonaktif, Irjen Ferdy Sambo. 

Namun, keluarga Brigadir J tak memercayai pernyataan polisi itu. Keluarga tak yakin Brigadir J melecehkan istri Irjen Ferdy Sambo, yang merupakan istri pimpinannya.

Sebab, Brigadir J sering menceritakan kebaikan Irjen Sambo dan istri, Putri Candrawathi kepada keluarga. 

Keluarga menduga Brigadir J tewas akibat pembunuhan berencana dan penganiayaan. Argumen itu atas dasar temuan luka-luka di tubuh Brigadir J. 

Autopsi ulang pun dilakukan di RSUD Sungai Bahar Jambi pada Rabu, 27 Juli 2022. Hasilnya diperkirakan keluar empat minggu terhitung sejak autopsi ulang dilakukan. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »