Advertorial

Daerah

Di Paingan Sungai Limau Ada Guci dari Kartu Remi

          Di Paingan Sungai Limau Ada Guci dari Kartu Remi
Di Paingan Sungai Limau Ada Guci dari Kartu Remi
BENTENGSUMBAR.COM - Pada abad ke-7 dan 8, pedagang asal Tiongkok datang dan membawa barang perniagaan arak dengan wadah ‘Guci’ ke Kalimantan. Suku dayak terpikat karena kualitas dan bentuk guci yang bagus. Selanjutnya, Posisi guci pun menjadi sakral dan menggeser peran tempayan gerabah.

Guci adalah karya seni yang di buat oleh orang-orang jaman dahulu yang biasanya digunakan untuk menyimpan air dan juga untuk hiasan. 

Kegunaan guci sendiri untuk hiasan dapat disesuaikan fungsinya seperti tempat payung, hiasan di rak lemari atau di meja ruang tamu. 

Aksen guci dapat memberikan kesan pada sudut ruangan, sehingga memberikan aura yang kosong menjadi padat berisi dan cantik.
Nah! 

Guci yang kita bahas kali ini adalah Guci yang terbuat dari bahan daur ulang (sampah) yang diolah menjadi benda yang bernilai ekonomi. 

Dan dapat memberikan penghasilan tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga warga di Paingan, Nagari Guguak Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas serta kemampuan SDM yang ada, maka Kelompok Sadar Wisata – Pokdarwis Paingan mengadakan Pelatihan membuat Guci dari kartu remi/ kartu ceki/ kartu koa pada hari Sabtu (17/09) di sekretariat Pokdarwis Paingan mulai pukul 09.00 – 10.00 WIB. Bahan dasar membuat guci tersebut berlimpah di desa ini.

Pelatihan membuat guci ini diselenggarakan dalam waktu 2 minggu sekali ke depannya sejak hari Sabtu (17/09) sampai peserta pandai. Pelatihan ini TANPA dipungut bayaran alias GRATIS. Sebagai mentor adalah H. Ali Akbar – Ketua Pokdarwis Paingan. 

Sebelum acara dimulai, peserta dipersilakan memetik Bunga Telang yang ada di Kebun IdeOrganik. 

IDe Dewi sebagai Founder Kebun IDeOrganik dalam kesempatan ini juga membagikan benih Bunga Telang, biji Bunga Matahari, juga membagikan Bunga Telang yang sudah dikeringkan (setelah dijemur). Tak ketinggalan menyuguhkan minuman teh Bunga Telang sebagai minuman sehat kepada peserta.

Peserta yang mengikuti pelatihan membuat guci adalah Siskia Ramayulis dan Aulia Safitri. 

Dibuat oleh: H. Ali Akbar
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »