Advertorial

Daerah

Banyak Dipinang Partai Politik, Wahyu: Saya Hanya Ikhlas Berbuat kepada Masyarakat

          Banyak Dipinang Partai Politik, Wahyu: Saya Hanya Ikhlas Berbuat kepada Masyarakat
Wahyu Iramana Putra, Ketua Pengprov Inkado dan Ketua PPM Sumbar, Mantan Ketua DPD Partai Golkar dan Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Padang
BENTENGSUMBAR.COM - Pasca dinyatakan terkena sakit stroke, bukan surut semangat Wahyu Iramana Putra untuk berkegiatan di tengah-tengah masyarakat, malah energinya makin bertambah-tambah untuk berbuat ke masyarakat.

Wahyu mengaku, berbuat kepada masyarakat merupakan ajaran kedua orang tuanya sejak kecil.

Wahyu pun mengenang detik-detik penyakit stroke menyerang dirinya. Saat itu dirinya berdiskusi dengan berbagai tokoh masyarakat di Taman Pucuk Merah terkait berbagai persoalan di Kota Padang dan Sumatera Barat.

"Alhamdulillah, kesehatan saya berangsur-angsur pulih, ini semua berkat doa kawan-kawan, sahabat, dan masyarakat," ungkap Wahyu ketika ditanya di sela-sela jumpa pers kegiatan Inkado Sumatera Barat, bertempat di Taman Pucuk Merah, Rabu, 26 Oktober 2022.

Selain itu, kata Wahyu, dirinya menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat kurang mampu, baik melalui zakat maupun sadaqah, sebagaimana tuntunan syariat Islam.

"Sakit itu merupakan teguran dari Allah. Alhamdulillah, saat ini saya belajar jadi garin. Azan di mushalla, dan mewajibkan karyawan saya salat berjamaah ketika waktu salat wajib masuk," ujar Wahyu.

Apakah Wahyu Akan Kembali ke Dunia Politik?

Saat ini, kata Wahyu, sudah banyak partai politik yang menawarkan kepadanya untuk bergabung dan maju di Pileg 2024.

"Sudah banyak partai politik yang mengajak saya, namun saya masih menjawab, "Tunggu dulu." Sebab saat ini saya fokus pada kesehatan saya," terang Wahyu.

"Saya hanya ikhlas berbuat ke masyarakat, tanpa ada kepentingan politik apa pun. Termasuk di Inkado, kita lepaskan kepentingan politik," ujar Ketua Pengprov Inkado Sumbar ini.

Wahyu mengatakan, untuk terjun kembali ke dunia politik, dirinya baru akan memutuskan pada tahun 2023 akhir. 

"Namun untuk kembali ke Golkar, sepertinya tidak, kecuali ada perubahan di Golkar yang ada saat ini," cakapnya. (by)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »