Advertorial

Daerah

Hengkang Habis Pengusungan Anies Baswedan, Eks Elite NasDem: Tak Akan Dukung, Umat Hindu Terancam!

          Hengkang Habis Pengusungan Anies Baswedan, Eks Elite NasDem: Tak Akan Dukung, Umat Hindu Terancam!
Hengkang Habis Pengusungan Anies Baswedan, Eks Elite NasDem: Tak Akan Dukung, Umat Hindu Terancam!
BENTENGSUMBAR.COM - Niluh Djelantik kembali mengeluarkan pernyataan menohok yang seperti menyindir Anies Baswedan.

Eks Ketua DPP Partai NasDem tersebut diketahui memang menjadi sorotan setelah memilih hengkang dari partainya, tak lama setelah mantan menteri pendidikan tersebut diusung menjadi calon presiden.

Pengusaha sepatu asal Bali ini dalam unggahannya baru-baru ini mengatakan, pihaknya tidak akan mendukung orang yang disokong orang-orang yang pernah mengancam keselamatan umat Hindu.

“Hina aku tapi jangan pernah hina leluhur kami. Mbok akan tidak dukung orang yang dibelakangnya ada manusia yang pernah mengancam keselamatan umat Hindu,” ujarnya.

Lebih jauh dia membeberkan adanya pengancaman hingga ingin menghancurkan kuil umat Hindu.

Eks Ketua DPP Partai NasDem Niluh Djelantik Pemer Foto Bersama Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah dan Politisi PDIP.
Eks Ketua DPP Partai NasDem Niluh Djelantik Pemer Foto Bersama Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah dan Politisi PDIP.


“Mengancam memulangkan semua orang Bali, menyerang Bali, berteriak akan hancurkan ratakan kuil umat Hindu dengan tanah,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Niluh mengaku alasan keluarnya dari NasDem itu sepenuhnya karena tak menerima Anies tergabung di NasDem.

Hal ini tidak terlepas dari jejak politik yang terjadi di Pilgub Jakarta pada tahun 2017 silam.

Menurutnya, saat itu banyak yang memainkan politik identitas dan isu SARA. Sementara Anies tak berusaha mengatasi itu.

“Kita tidak pernah memposisikan dia bapak politik identitas, tapi dia ada. Seharusnya dia bisa cegah itu biar istilah itu tidak keluar, semua sudah terjadi tidak ada penyesalan tidak ada yang saya takuti hidup harus dijalan,” ungkap Niluh kepada wartawan, Kamis, (6/10/2022) lalu.

Sumber: Wartaekonomi
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »