Advertorial

Daerah

Piagam Anies 'Bapak Toleransi Beragama' Tersebar, Guntur Romli: Gelar dari Tokoh Kelompok Radikal yang Dibubarkan Negara

          Piagam Anies 'Bapak Toleransi Beragama' Tersebar, Guntur Romli: Gelar dari Tokoh Kelompok Radikal yang Dibubarkan Negara
Piagam Anies 'Bapak Toleransi Beragama' Tersebar, Guntur Romli: Gelar dari Tokoh Kelompok Radikal yang Dibubarkan Negara
BENTENGSUMBAR.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus Aktivis Jaringan Islam Liberal, Guntur Romli, mengomentari foto piagam penghargaan untuk Anies Baswedan yang diberi gelar "Bapak Toleransi Beragama". Sebelumnya, piagam tersebut beredar di media sosial.

Guntur Romli menyinggung soal gelar palsu untuk piagam palsu untuk orang yang penuh kepalsuan. Dia juga membeberkan Pendeta Shepard Supit yang ikut bertanda tangan di pemberian gelar itu dari dulu memang dekat dengan FPI.

"Bahkan di Miliad FPI yang bertajuk 'NKRI Bersyariah' dia juga hadir," ungkap Guntur Romli.

Sebelumnya, piagam penghargaan untuk Anies itu diketahui diberikan oleh Forum Persaudaraan Antar Iman (FORSAI) pada 16 Oktober 2022 dan ditandatangani oleh sejumlah tokoh, di antaranya Tokoh Umat Islam Habib Muhsin Allathas, Tokoh Umat Hindu Nengah Darma, Tokoh Umat Katolik Crishtoporus Roe, Tokoh Umat Konghucu Ws. Liem Liliana Lontoh, Tokoh Umat Kristen Pdt A. Shephard Supid, dan Tokoh Umat Budha Jandi Mukianto.

Menanggapi hal itu, Guntur Romli juga menyebut Habib Muhsin Alatas yang ikut bertanda tangan dan disebut "Tokoh Ummat Islam" dalam piagam itu pernah menjadi Ketua FPI Jakarta.

"Itu 'Habib Muhsin Alatas' yang ikut tandatangan dan disebut 'Tokoh Ummat Islam' dia Ketua FPI Jakarta kan? Gelar toleransi buat Anies dari tokoh kelompok radikal yang dibubarkan Negara," tandasnya.

Piagam perhargaan atas nama Anies Baswedan sebagai Bapak Toleransi Beragama tersebar di media sosial.

Disebutkan piagam penghargaan tersebut diberikan karena sikap, tindakan, dan karya Anies yang setara pada semua umat beragama.

Namun belakangan, tersebar pula foto potret tulisan dari Tokoh Umat Katolik Crishtoporus Roe yang namanya bertanda tangan di dalam piagam penghargaan untuk Anies itu, mengaku namanya dicatut padahal ia tak pernah tahu soal penghargaan tersebut.

"Dengan ini saya menyatakan keberatan dalam tulisan dan tanda tangan sebagai tokoh umat Katolik pada Piagam Penganugerahan kepada Bapak Anes Rasyid Baswedan sebaga Bapak Toleransi Beragama oleh Forum Persaudaraan Antar iman (FORSAI) pada tanggal 16 Oktober 2022 di Kantor Balaikota Prov DKI Jakarta dikarenakan saya tidak hadir dalam acara penganugerahan tersebut dan saya juga tidak menandatangani piagam tersebut pada acara Pelepasan Bapak Gubemur Anies Baswedan," tulis Crishtoporus Roe dalam dokumen bermaterai 10.000.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »