Advertorial

Daerah

Sosialisasi Germas di Kabupaten Solok, Wagub Audy Serahkan Bantuan Rp100 Juta

          Sosialisasi Germas di Kabupaten Solok, Wagub Audy Serahkan Bantuan Rp100 Juta
Sosialisasi Germas di Kabupaten Solok, Wagub Audy Serahkan Bantuan Rp100 Juta
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy membuka kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kabupaten Solok, Selasa (18/10/22).

Sebagai pembukaan sosialisasi pertama dilakukan di Pondok Pesantren Taruna Rabbani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Pesantren ini adalah salah satu pesantren yang terpilih mendapatkan dana bantuan kesehatan senilai Rp100 juta berdasarkan standar dan seleksi yang dilakukan Kementerian Kesehatan RI. Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Wakil Gubernur, Audy Joinaldy.

Wagub mengatakan lingkungan pesantren pada umumnya sudah terbiasa hidup sehat. 

Demikian juga dengan Pesantren Taruna Rabbani, menurut Wagub layak menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dalam hal penerapan pola hidup sehat.

"Olahraga, disiplin, dan bebas rokok sudah pasti di pesantren, apalagi di Taruna Rabbani. Sehingga layak menjadi contoh bagi pesantren, SMS dan SMK lainnya," kata Wagub.

Meski demikian, tidak dapat dipungkiri Kabupaten Solok adalah kabupaten dengan angka stunting tertinggi di Sumatera Barat. 

Hal ini menurutnya berkaitan erat dengan tingkat sanitasi Kabupaten Solok yang juga disayangkan tidak begitu baik.

"Ini lah PR kita bersama, bukan hanya Kabupaten Solok, tapi juga pemerintah provinsi," lanjut Wagub.

Oleh karena itu ia menekankan agar pola hidup sehat harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya pada kegiatan sosialisasi Germas.

Pada kesempatan itu, Wagub bersama Dinas Kesehatan Sumbar juga membagikan tablet penambah darah dan zat besi (Fe) khusus bagi santriwati Pesantren Rabbani. 

Karena stunting dimulai dari calon Ibu, sehingga remaja putri, mulai dari tingkat SMA harus mulai dijaga asupan gizi dan nutrisinya.

Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Taruna Rabbani, Tuanku Ali Hanafiah Rabbani mengaku pihaknya memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi stunting dalam mengasuh para santri. 

Diantaranya pola makan, pola asuh, sanitasi dan air bersih.

Ia juga menyampaikan terimakasih atas perhatian pemerintah pada Pesantren Taruna Rabbani. 

Menutup rangkaian sosialisasi Tuanku Ali Hanafiah menitipkan aspirasi masyarakat sekitar pesantren untuk pembangunan jaringan air bersih di wilayahnya. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »