Advertorial

Daerah

Heboh Anggota Polsek Palmerah Diduga Rasis ke Warga, Kapolsek Minta Maaf

          Heboh Anggota Polsek Palmerah Diduga Rasis ke Warga, Kapolsek Minta Maaf
Heboh Anggota Polsek Palmerah Diduga Rasis ke Warga, Kapolsek Minta Maaf
BENTENGSUMBAR.COM - Seorang pemuda bernama Rezki Achyana mengaku mendapat pengalaman tidak mengenakan saat hendak membuat laporan di Polsek Palmerah, Jakarta Barat.

Salah satu anggota dari Polsek Palmerah Brigadir RYP diduga telah bertindak rasis dan hendak melakukan pungli terhadap Rezki. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (24/11) siang.

Kejadian itu bermula saat Rezki datang ke Polsek Palmerah karena mau membuat laporan kehilangan. 

Setelah suratnya beres, Rezki mengucapkan rasa terima kasih kepada petugas yang membantunya.

Namun, diceritakan Rezki, anggota polisi bernama Brigadir RYP itu justru melontarkan kata-kata yang menjurus ke arah pungli.

"Polisinya bilang 'terimakasih doang?' Gue jawab 'iya'," begitu kata Rezki dikutip dari akun Twitternya.

Tak berhenti di situ, Rezki yang kemudian pergi keluar ruangan justru diteriaki kata-kata rasis oleh oknum polisi tersebut. "Padang! Dasar Padang! Pelit,"

Pengalaman itu lantas diceritakan Rezki melalui akun Twitter pribadinya dan viral di media sosial. 

Setelah viral, Rezki mengaku dihubungi oleh pihak Polsek Palmerah dan ingin membuat janji untuk bertemu.

Rezki pun mengiyakan dan bertemu dengan Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdulrohim pada Kamis malam pukul 20.00 WIB.

Usai pertemuan itu, AKP Dodi Abdulrohim meminta maaf apa yang telah terjadi. 

Dodi menyatakan akan menindak tegas anggota polisi tersebut.

Brigadir RYP juga disebut telah diperiksa oleh Propam dan berpotensi mendapatkan sanksi disiplin.

"Alhamdulillah malam ini jam delapan malam kami sudah bertemu dengan pelapor. Dan kami intinya memohon maaf kepada beliau terkait viral anggota kami yang melakukan tindakan berbau rasis. Kami sudah meminta maaf kepada beliau dan alhamdulillah permohonan maaf kami diterima beliau," ujar Dodi.

Dodi berjanji bahwa peristiwa ini akan dijadikan bahan introspeksi agar bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

"Dan Insya Allah ke depan kami akan mengawasi anggota lagi dan akan melakukan kontrol. Dan ini menjadikan momen kami untuk lebih baik lagi. Dalam melayani dan mengayomi masyarakat," tandasnya.

Sementara Rezki berharap agar permasalahan ini dapat menjadi evaluasi bagi kepolisian Indonesia untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat dan menghindari tindakan rasisme dalam melaksanakan tugas.

"Setelah bertemu dengan kapolsek. Saya ingin menyampaikan bahwa permintaan maaf dari Kapolsek Palmerah saya terima dan tidak akan dilanjutkan untuk masalah pidana dan segala macam," kata Rezki.

"Semoga ini bisa menjadi evaluasi juga dan dilakukan perbaikan untuk ke depannya bagi instansi kepolisian agar bisa memberikan pelayanan dan lebih mengayomi masyarakat," pungkasnya.

Sumber: Kumparan
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »