SUMBAR

Jerry Lawson Tokoh Video Game Muncul di Google Doodle

          Jerry Lawson Tokoh Video Game Muncul di Google Doodle
Jerry Lawson Tokoh Video Game Muncul di Google Doodle
"Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan. Tetapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan."

Imam Ali Kwh

BENTENGSUMBAR.COM - Google hari ini merayakan Jerry Lawson sebagai Doodle di laman pencariannya. Jerry Lawson adalah tokoh penting dalam pengembangan video game.

Mengutip CNBC International, Lawson merevolusi cara bermain gim video yang tadinya terpaku kepada mesin gim besar di pusat perbelanjaan menjadi mesin kecil di rumah setiap orang.

Konsol buatan Lawson bernama Fairchild Channel F, yang diluncurkan oleh perusahaan semikonduktor di San Fransisco, Amerika Serikat. 

Meski tidak laris, rancangan Lawson menjadi dasar mesin gim populer buatan Atari dan Nintendo.

Sebagai satu dari sedikit perekayasa perangkat lunak berkulit hitam di Silicon Valley pada tahun 1970-an, Lawson mengaku ada nilai tambah dan tantangan yang dihadapi.

Perbedaan warna kulit, menurutnya, "Jika punya pencapaian, dinilai dua kali lipat, karena Anda langsung terkenal."

Meisn gim pertama buatan Lawson adalah Demolition Derby yang dibuat di garasinya.

Petinggi di Fairchild, perusahaan tempatnya bekerja, tanpa sengaja melihat mesin buatannya dan meminta Lawson membuat mesin yang lebih canggih.

Setelah 6 bulan, Lawson memperkenalkan Channel F pada 1976. F adalah kependekan dari fun, atau kesenangan.

Channel F untuk pertama kalinya menyertakan joystick untuk dimainkan di rumah serta memperkenalkan konsel "pause" di konsol gim. 

Namun, satu hal yang paling menonjol dari mesin game buatan Lawson adalah "cartridge", yaitu "kaset" yang membuat pemilik konsol bisa dengan mudah berganti judul game.

Rahasia dari mesin buatan tim Lawson adalah mekanisme yang membuat kaset game bisa dipasang dan dilepas berulang kali tanpa "menghancurkan semikonduktor" atau menyebabkan ledakan kecil karena listrik statis.

"Tidak ada yang punya kemampuan untuk memasang perangkat memory berulang kali seperti itu di produk konsumer," kata Lawson.

Namun, Fairchild hanya berhasil menjual 350.000 unit Channel F sebelum akhirnya menjualnya ke perusahaan elektronik Zircon pada 1979.

Atari kemudian berhasil memproduksi mesin game dengan kemampuan serupa.

Pada 1977, Atari 2600 meluncur dengan kaset game yang bisa diganti dan joystick. 

Sebanyak 30 juta mesin Atari 2600 terjual selama siklus hidup produk tersebut.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BentengSumbar.com di Google News
Silahkan ikuti konten BentengSumbar.com di Instagram @bentengsumbar_official, Tiktok dan Helo Babe. Anda juga dapat mengikuti update terbaru berita BentengSumbar.com melalui twitter: